Equityworld Futures – Sejak penunjukan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral pada 14 Oktober 2016 akhirnya membuat terobosan pertama. 2 Minggu Jadi Menteri ESDM, Ini Aturan Pertama yang Diteken Jonan

 

Ignatius Jonan dasar hukum dalam bentuk peraturan (Permen) ESDM dibuat, untuk memulai PT Pertamina (Persero) di blok Mahakam.

pada 2017 atau satu tahun sebelum kontrak Jumlah Invest E & P Indonesie dan Inpex berakhir di Mahakam.

Langkah ini telah diambil untuk menjaga tingkat produksi di Indonesia memblokir produsen gas terbesar.

Produksi Blok Mahakam saat ini mencapai 1.740 MMSCFD dan 69 186 barel minyak per hari (bph).

Tapi ESDM dibuat pertama Jonan ini tidak berlaku khususnya di Mahakam saja Pertamina.

 

Semua kontraktor yang digunakan dalam proses pengelolaan minyak dan gas.

Mulai sekarang, kontraktor yang mulai mengambil alih investasi, sebelum kontraktor masih ada untuk angkat kaki.

Tapi dana investasi hanya dikeluarkan hanya pekerjaan kontraktor ada pada akhir masa transisi.

“Jadi ada permen direvisi untuk mengatur transisi ini.” Kerangka hukum yang diberikan pada saat transfer dalam

pemerintahan, yang dapat mengelola berikutnya akan dapat berinvestasi dalam masa transisi dan ditanggung oleh kontraktor

yang ada, “kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Minyak Energi, IGN Wiratmaja Puja , setelah bertemu

pada konferensi pers di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Selasa (25/10/2016) malam.

Biasanya, kontraktor baru bisa pada saat ini berinvestasi telah menjadi operator.

Namun dengan peraturan baru dari Jonam, misalnya dalam kasus Pertamina di Mahakam, mereka dapat berinvestasi untuk mempertahankan tingkat produksi.

Oleh karena itu, Total dan Inpex akan tidak lagi berinvestasi tahun depan.

Ketika datang ke pengeboran sumur baru tidak ada investasi, produksi Mahakam pasti menurun pada tahun 2018.

Pertamina dapat mengklaim biaya-biaya tersebut sebagai biaya penutup (biaya operasi minyak dan produksi gas), negara harus diganti.

Tanpa ESDM tersebut, Pertamina tidak bisa mengklaim bahwa pengeluaran belanja pada tahun 2017 sebagai penutup biaya tahun depan.

“Aturan ini berlaku secara umum semua kontrak seperti spin.Could yang digunakan untuk blok lain, tidak hanya hanya Mahakam.There adalah kerangka hukum yang bisa dikenakan pemulihan,” kata Wirat.

Berkat Jonan pertama ESDM ini perubahan Serupa dengan Production Sharing Contract (PSC), juga dikenal sebagai Kontrak

Bagi Hasil di blok, berisi ketentuan baru pada masa transisi dapat ditandatangani oleh Pertamina dan unit khusus dari hulu

minyak dan gas (SKK Migas).


“Jadi kontrak ini dapat ditandatangani perubahan, payung kanan sudah ada, tapi saya lupa nomor mengunyahnya,” tambah Wirat.

Rencananya akan dana pertamina US $ 180.000.000 atau setara dengan Rp 2340000000000 untuk pengeboran 19 sumur di

Blok Mahakam pada 2017 tinggi, tetapi akan hanya output senyawa tunggal, pengeboran selesai oleh Total.

tingkat yang diharapkan dari penurunan produksi (penurunan) dari Blok Mahakam pada 2018 dengan pengeboran 19 lubang

baru yang akan diadakan hanya di hanya 12-18%. “Kami berharap penurunan menjadi tidak terlalu besar, bisa ditangkap

sekitar 12-18%,” pungkasnya.