Equityworld Futures – Liburan ke Siak akhir pekan ini, traveler bisa mendengar kisah menarik di Istana Siak. Ada Cinta Antara Ratu Wilhelmina  & Sultan Siak?

 

Ada kisah cinta Sultan Syarif Kasim II yang bertepuk sebelah tangan.

Siapa sangka, Ratu Wilhelmina dari Belanda pernah menaruh hati kepada Sultan Syarif Kasim II dari Kesultanan Siak Sri Indrapura. Namun sayang, kisah cinta ini tidak happy ending.

detikTravel mendapatkan cerita ini dari seorang pemandu bernama Sukri, saat menjelajahi destinasi wisata Istana Asserayah Hasyimiyah yang menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Siak Sri Indrapura.

Di tengah kegiatan Famtrip Hotel Pesonna Pekanbaru, detikTravel memang menyempatkan waktu untuk berkunjung ke Kabupaten Siak, Riau.

Sukri yang sudah menggeluti profesi sebagai pemandu wisata sejak tahun 1994, menuturkan kewibawaan dan paras tampan Sultan Syarif Kasim II.

 

Sampai-sampai, hal itu membuat Ratu Wilhelmina dari Belanda terpesona dan menaruh hati padanya.

“Ratu Wilhelmina dari Belanda jatuh hati dengan Sultan Syarif Kasim II karena dia ganteng, gagah, dan peduli dengan rakyat kecil,” tutur Sukri memulai ceritanya kepada detikTravel, Kamis (19/1/2017).

Potret Sultan Syarif Kasim II di Istana Siak Sri Indrapura (Wahyu/detikTravel)

Jika dilihat dari potret-potret yang terpampang di berbagai ruangan Istana Siak Sri Indrapura, memang tidak dapat dipungkiri bahwa paras fisik Sultan Syarif Kasim II di masa mudanya sangat ganteng, gagah, dan berwibawa.

Dengan ciri fisik perpaduan antara keturunan bangsawan Melayu dan Arab, Sultan Syarif Kasim II memang bisa dengan mudah membuat wanita di zaman itu jatuh hati padanya.

Ratu Wilhelmina pun pernah mengundang secara pribadi Sultan Syarif Kasim II ke Belanda untuk menghadiri pesta ulang tahunnya.

 

Sultan pun memenuhi undangan tersebut dan mendapat sambutan yang luar biasa meriah di Belanda.

Momen ini terdokumentasikan lewat salah satu potret berwarna hitam putih yang sudah mulai memudar.

Potret terpampang di salah satu dinding Istana Siak.

Tak hanya itu, Ratu Wilhelmina juga meminta dibuatkan satu patung Sultan Syarif Kasim II untuk dikirimkan ke Belanda.

Sebagai gantinya, Ratu Wilhelmina mengirimkan satu buah patung dirinya untuk disimpan di Istana Kesultanan Siak Sri Indrapura.

“Jadi di zaman itu Ratu Wilhelmina meminta patung Sultan Syarif Kasim II dikirim ke Belanda.

Sultan kemudian dikirimi patung Ratu Wilhelmina sebagai gantinya. Jadi mereka saling bertukar patung diri sendiri,” ujar Sukri.

Patung Ratu Wihelmina ini pun masih tersimpan dengan baik di dalam Istana Siak, begitu pula dengan patung Sultan Syarif Kasim II yang saat ini tersimpan di negeri Belanda.

Cukup romantis bukan?

 

Namun sayang, kisah cinta ini tidak dapat terwujud dan justru berakhir dengan bertepuk sebelah tangan.

Sultan Syarif Kasim II terpaksa menolak cinta dari Ratu Wilhelmina karena mereka punya perbedaan.

“Sultan menolak karena mereka berbeda agama. Jadi sultan kemudian mulai menghindar, dan menolak secara halus.

Sultan Syarif Kasim II lebih memilih mendekat dengan rakyatnya, dan lebih banyak mendekat ke masjid,” imbuh Sukri.

Sepanjang hidupnya, Sultan Syarif Kasim II memang dikenal sangat dekat dengan rakyat dan taat beribadah.

Sultan terakhir Kesultanan Siak ini pun sangat dicintai rakyatnya.

Pemerintah pun akhirnya menobatkan Gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Syarif Kasim II di tahun 1998.

Nama Sultan Syarif Kasim II pun dipakai sebagai nama Bandar Udara di Kota Pekanbaru, Riau.

Traveler yang ingin menelusuri jejak kehidupannya, bisa langsung berkunjung ke Istana Siak.

Destinasi ini buka mulai dari pukul 09.00 WIB pagi hingga pukul 16.00 WIB.

 

Equityworld Futures