Ada Kabar Baik dari Vietnam

Equityworld Futures -Bursa Amerka bergerak sedikit menghijau. Indeks Dow Jones ditutup pada level 18.547,30 atau menguat 17,88 poin (+0,10%).

Pasar sudah lebih tenang setelah pemungutan suara ‘Brexit’ pada 23 Juni lalu, namun para analis masih memikirkan

ketidakpastian dari keputusan bidang politik yang belum mantap.

Pada perdagangan kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) setelah bergerak melemah hingga 5.351, pada sore hari

ditutup di 5.417 atau melemah 0,18 %. Dengan sektor yang menjadi pendorong pelemahan IHSG adalah sektor aneka industri (-2,26%).

Di tengah merah padamnya IHSG, ada beberapa saham yang masih menghijau, seperti saham KAEF kemarin naik 8%.

Selain KAEF, peningkatan 8% juga terjadi pada saham SMBR, yang sudah dinanti-nanti sejak terkoreksi pada 12 Agustus 2016 lalu.
Saham ini juga telah menguat lebih dari 70% sejak tercantum dalam Premium Access pada tanggal 26 Juli 2016.

Apa? Dari Juli 2016? Ya benar, salah satu kunci keberhasilan trader adalah kesabaran

dan juga pengetahuan saham mana aja yang perlu disabarin, dan saham mana yang ga perlu disabarin alias harus dilepas.

Kabar baik dari Vietnam

Di tengah pelemahan IHSG, Indonesia mendapat kabar baik dari Vietnam mengenai ekspor baja dari Indonesia.

Apa kabar baiknya? Apakah kabar tersebut dapat menjadi angin segar buat IHSG?

Saya pribadi melihat bahwa sentimen tersebut tidak terlalu berdampak positif buat IHSG, dan IHSG masih bergerak mixed hari ini dan cenderung masih akan tertekan,

seperti yang sudah kita antisipasi sejak awal Agustus 2016 yang lalu. IHSG berpotensi kembali menguji support 5.300.

Namun sentimen tersebut, tentunya dapat membawa angin segar buat saham-saham yang lekat dengan industri baja.

Melalui perwakilannya di World Trade Organization (WTO), Pemerintah Vietnam mengumumkan keputusan akhir

penyelidikan safeguard atas produk impor certain semi-finished and finished products of alloy and non-alloy steel ke Vietnam.

Keputusan ini ditetapkan 28 Juli 2016 lalu. Pemerintah Vietnam telah mengecualikan Indonesia dari pengenaan bea masuk safeguard sebesar 23,3 persen.

sumber : detik.com