Jakarta -Sebuah grup dari investor internasional, memenangkan lelang dari sebuah bandara terlantar yang bangkrut di Spanyol. Harga jualnya hanya 10 ribu euro (sekitar Rp 140 juta), atau 100 ribu kali lebih murah dari harga pembangunannya.

Grup investor tersebut adalah satu-satunya penawar dari bandara Ciaudad Real, di selatan Madrid. Para investor ini berasal dari China.

Namun belum jelas, apakah penjualan itu tetap akan dilakukan bila ada pembeli lain yang menawar di luar lelang.

Dilansir dari BBC, Rabu (22/7/2015), Tzaneen International adalah nama grup tersebut. Mereka ingin menjadikan bandara ini pintu masuk perusahaan China ke Eropa.

Bandara ini berlokasi 235 km di selatan Madrid, yang rencananya akan menjadi alternatif dari bandara Barajas di Madrid. Biaya pembangunan bandara ini mencapai 1 miliar euro, atau sekitar Rp 14 triliun. Bandara dibuka pada 2008 dan bangkrut serta ditutup pada 2012.

Sebenarnya harga minimum yang ditawarkan adalah 28 juta euro. Menurut BBC, ada kemungkinan pembeli lain bisa menawar di harga minimum sebelum penjualan ditutup pada September ini.

Bandara ini memiliki kapasitas 2,5 juta penumpang per tahun. Ini merupakan satu dari beberpa ‘bandara hantu’ di Spanyol yang tidak berkembang karena sedikitnya jumlah penumpang.

Ada juga bandara Castellon di timur Madrid, yang dibangun sejak 2011 namun sampai saat ini belum ada satu pun pesawat yang terbang dari bandara tersebut.

 

sumber : detik.com