Equityworld Futures –  Senator Australia Ini Unggah Video Rasis – Senator dari Partai Liberal yang baru terpilih dan pensiunan perwira senior Angkatan Darat Jim

Molan membela keputusannya untuk meneruskan video anti-Muslim yang diunggah kelompok Britain First di Facebook di Inggris.

Pada bulan Maret tahun lalu, Jim Molan, yang disumpah sebagai senator Senin (4/2/2018) pagi ini, meneruskan tulisan dari

kelompok tersebut di halaman Facebook pribadinya yang terbuka untuk umum.

 

Intisari:

  • Jim Molan dilantik sebagai senator Senin (4/2/2018)
  • Dia meneruskan unggahan Britain First di akun Facebooknya tahun lalu
  • Unggahan itu tidak mencerminkan opini pribadinya, kata seorang juru bicara

 

Salah satu video Britain First dimaksudkan untuk menunjukkan beberapa pria Muslim menyerang sebuah mobil polisi di

Prancis, sementara video yang lain bermaksud untuk menunjukkan pria Muslim melecehkan dan menyerang wanita muda di

Prancis dan Belanda.

 

Video kedua telah mendapatkan banyak kecaman dan dianggap sebagai hoaks.

 

Senin (4/2/2018) ini Senator Jim Molan mengatakan bahwa dia tidak ingat pernah membagikan videonya, namun setelah

menontonnya lagi, ia terkejut oleh kekerasan di dalamnya.

Dia mengatakan bahwa video tersebut tidak bersifat menghasut, dan bukan rasis.

“Saya tidak perlu meminta maaf, saya tidak menyesal,” katanya.

Senator Jim Molan mengatakan dia menolak tudingan bahwa dia rasis.

“Saya telah ikut bertempur untuk negara-negara Islam, jika orang-orang diluar sana mengatakan ini rasis, atau anti-Islam,

saya merasa sangat tersinggung,” katanya.

 

Senator Jim Molan mengatakan bahwa adalah kekerasan dalam video yang membuatnya terganggu.

 

“Apa yang mengejutkan saya terhadap video itu adalah bukan orang Islam di dalam video itu, atau sisi ke-Islam-annya tapi kekerasan,” katanya.

“Hanya saja, banyak sekarang orang berdusta dan mengatakan bahwa ini adalah anti-Islam.”

Senator Molan meneruskan video Britain First ini di akun Facebooknya. (Facebook: Jim Molan)

Cuitan Trumph yang meneruskan video kelompok Britain First picu kemarahan di Inggris

 

Kelompok Britain First mendapat perhatian global ketika Presiden AS Donald Trump meneruskan video anti-Muslim dari

kelompok tersebut pada bulan November tahun lalu.

Ini memicu kemarahan di Inggris, dan Trumph dikritik oleh Perdana Menteri Inggris Theresa May.

Pekan lalu, Trump meminta maaf karena telah mengulang kembali unggahan tersebut, mengatakan bahwa dia tidak tahu

apa-apa tentang kelompok tersebut.

Senator Molan juga berbagi tulisan yang dibuat oleh tokoh kanan kanan Milo Yiannopolous dan kartunis kontroversial Larry

Pickering.

 

Unggahan tersebut bukan anti-Muslim.

 

Seorang juru bicara Senator Jim Molan mengatakan senator tersebut meneruskan konten secara daring untuk memancing

perdebatan, dan tidak mendukung apapun.

“Senator sering mengunggah materi untuk mengundang debat,” katanya.

“Pembagian tulisan apapun tidak menunjukkan dukungan.”

Senator Molan belum mengunggah komentar dengan unggahan yang lebih kontroversial, dan tidak secara teratur menanggapi

komentar yang dibuat pada unggahan tersebut.

Tapi dia menanggapi sebuah komentar pada salah satu unggahan Britain First, yang berbunyi:

“Menarik, Dan kami dimaksudkan untuk bersikap toleran, menerima dan menyambut ‘keturunan ini di negara kami.”

Senator Molan menjawab “Luar biasa”.

Senator Molan adalah kepala operasi untuk pasukan Koalisi selama perang Irak, dan setelah pensiun, dia membantu

mengembangkan kebijakan perlindungan perbatasan Koalisi yang dikenal sebagai Operation Sovereign Borders.

 

Dia sangat dekat dengan kelompok konservatif Partai Liberal New South Wales.

 

‘Saya pikir dia harus diseret ke kantor Perdana Menteri’

Anggota parlemen dari Partai Buruh, Stephen Jones mengatakan Senator Jim Molan harus meminta maaf karena menjadikan

video tersebut mendapati perhatian lebih luas.

“Dia menggunakan profil publiknya untuk menyebarkan cerita palsu untuk memprovokasi kebencian ras – hanya ada satu kata

untuk itu, dan ini adalah rasisme,” kata Jones.

“Dia melakukannya karena satu alasan, dan itu untuk menarik perhatian kepada dirinya dari orang-orang yang menurutnya

berbagi pandangan rasisme mengenai orang-orang yang menghasilkan video tersebut sejak awal.

“Jika dia tidak seorang rasis, dia mencoba untuk mendapatkan keuntungan darinya – dan itu harus dikutuk.”

Jones mengatakan Perdana Menteri Malcolm Turnbull harus bertindak cepat untuk menegur senator barunya.

“Saya pikir dia harus diberi nasihat,” katanya.

“Kurasa dia harus diseret ke kantor Perdana Menteri, dan diberi bimbingan.

“Dan saya berharap bisa melihat permintaan maaf dari Senator Jim Molan beberapa waktu dalam 24 jam ke depan.”

 

 

Equityworld Futures