Jakarta -Bursa Efek Indonesia (BE) akan mulai agresif mengenalkan pasar modal ke masyarakat. Salah satu yang dilakukan adalah melalui seremoni pembukaan perdagangan pasar saham.

Biasanya, seremoni pada pembukaan pasar saham dilakukan hanya jika ada perusahaan yang melakukan pencatatan atau listing saham perdana atau Initial Public Offering (IPO).

Saat ini, kebiasaan tersebut mulai diubah. Tanpa ada IPO, pembukaan perdagangan bursa juga akan digelar seremoni. Seperti yang dilakukan hari ini. Pembukaan perdagangan pasar saham dilakukan oleh CEO IDS Holdings dan NC Securities.

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Hamdi Hassyarbaini mengatakan, ke depan, seremoni pembukaan perdagangan saham akan terus dilakukan.

“Iya, sejak kemarin. Kita setiap hari lakukan kalau ada tamu-tamu penting. Kami berharap bisa setiap hari. Dulu kan pernah Walikota London, ada dari Nasdaq, tadi juga ada dari bursa Korea. Besok, kalau memang ada tamu penting, ya kita lakukan ceremony lagi,” ujarnya kepada detikFinance, Selasa (27/10/2015).

Menurutnya, dengan seremoni ini akan banyak memberikan pengenalan pasar modal ke masyarakat. Dari situlah, pasar saham bisa lebih dekat dengan masyarakat.

“Tujuannya kita ingin bursa saham kita dekat dengan masyarakat, kan diliput media, dengan itu masyarakat tahu, kita juga kan sudah punya TV bursa, bisa untuk menyebarkan ke masyarakat soal bursa,” katanya.

sumber : detik.com