Equityworld Futures – Pasangan pria dan wanita di Inggris ditangkap karena memperbudak seorang pria asing di rumah mereka. Praktik perbudakan modern ini berlangsung selama empat tahun, dengan pria asing itu dipaksa bekerja demi mendapat makanan yang sudah basi.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (1/11/2018), identitasnya pasangan itu tidak diungkap ke publik oleh otoritas setempat. Hanya disebut bahwa si wanita berusia 56 tahun dan si pria berusia 54 tahun, serta keduanya berasal dari Chilworth, Inggris bagian selatan.

Gangmasters and Labour Abuse Authority (GLAA) – badan antiperbudakan Inggris – dalam pernyataannya menyebut pasangan itu ditangkap pada Selasa (30/10) waktu setempat atas dugaan perbukaan modern. Korbannya adalah seorang pria asing asal Polandia yang berusia 40-an tahun.

Kasus ini terungkap saat korban mendatangi sebuah pusat layanan kesehatan setempat dan mengungkapkan bahwa dirinya dipaksa bekerja demi makanan. Korban yang tidak disebut namanya itu kini telah mendapat sokongan dari pemerintah Inggris.

Dituturkan korban bahwa dirinya terpaksa tidur di atas kursi santai yang diletakkan di dalam gudang penyimpanan dengan lantai beton. Disebutkan juga oleh korban bahwa dirinya tidak memiliki toilet yang layak selama bertahun-tahun.

“Di abad ke-21, tidak ada seorangpun yang seharusnya dipaksa untuk hidup dalam kondisi merendahkan dan menjijikkan,” tegas penyidik senior pada GLAA, Tony Byrne, dalam pernyataannya.

Inggris menetapkan diri sebagai pemimpin global dalam peperangan melawan perbudakan, melalui undang-undang (UU) antiperdagangan manusia yang diloloskan tahun 2015. Namun beberapa waktu terakhir muncul kritikan yang menyebut UU itu tidak digunakan sepenuhnya untuk menindak tegas para penyelundup manusia atau untuk membantu para korban. Otoritas Inggris pun dikabarkan akan mengkaji ulang UU itu.

Penangkapan pasangan ini terjadi beberapa pekan setelah otoritas di Inggris bagian utara menyelamatkan korban perbudakan yang dilaporkan tinggal di dalam gudang selama 40 tahun terakhir. Seorang kakek berusia 79 tahun ditangkap atas dugaan perbudakan modern, terkait kasus itu.

Diketahui bahwa banyak imigran yang dibujuk datang ke Inggris dengan janji-janji palsu untuk mendapat kehidupan lebih baik. Faktanya, mereka malah dipaksa bekerja di tempat pencucian mobil, proyek konstruksi, hotel, salon dan peternakan.

Equityworld Futures