Equityworld Futures – Pebalap Mercedes Valtteri Bottas dituding Sebastian Vettel, melakukan jump start dalam kemenangannya di Austria. Bottas Akui Startnya Berisiko

 

Bottas mengakui startnya memang berisiko.

Di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (9/7/2017), pebalap Finlandia itu memulai lomba dari posisi terdepan.

Bottas berhasil mempertahankan posisinya sepanjang 71 putaran sebelum menyudahi balapan dengan keunggulan 0,6 detik dari Vettel yang finis di belakangnya.

Usai balapan, pebalap Ferrari itu melontarkan tudingannya terhadap Bottas.

Investigasi steward FIA mengungkapkan, Bottas mencatatkan waktu reaksi 0,201 detik dari lampu padam yang mana masih bisa ditolerir.

“Ketika mobilnya bergerak lampunya (start) padam, jadi itulah hal yang utama,” ungkap Bottas, yang dilansir Crash.

“Itu adalah salah satu start terbaikku, memang cukup berisiko, tapi ada banyak keuntungan di start dan aku menjalani sebuah start yang bagus.”

“Selalu ada sebuah perbedaan waktu ketika lampunya padam, tapi untuk waktu yang cukup lama perbedaan itu tidak besar.

Anda tahu zona kurang lebihnya ketika lampunya akan segera padam.

Jadi Anda mengetahui momen itu, perjudian Anda di antara reaksi Anda dan menerka,” imbuh dia.

Bottas tidak menyangkal bahwa startnya bisa saja berakibat fatal.

Akan tetapi, selama waktu reaksinya tidak di bawah peraturan FIA, maka dia akan bebas hukuman.

“Terkadang Anda menjalani star yang sangat baik, terkadang Anda bereaksi sedikit terlambat.

Hari ini adalah salah satu reaksi terbaikku terhadap lampu start.

Selama waktu reaksinya positif, Anda akan baik-baik saja,” kata suksesor Nico Rosberg ini.

 

 

 

Equityworld Futures