Dukung Amnesti Pajak, BRI Siapkan Ribuan Unit Kerja
Equityworld Futures -Sesuai dengan UU No. 11 Tahun 2016 yang mengatur mengenai kebijakan tax amnesty atau amnesti
pajak, pemerintah memberikan berbagai keringanan bagi wajib pajak yang melaporkan penghasilan kena pajaknya (PKP)
secara terbuka atau membayar pajaknya yang belum terselesaikan.

Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), Hari Siaga Amijarso, memperkirakan dengan adanya kebijakan

amnesti pajak ini, potensi dana yang masuk ke BRI bisa mencapai ratusan triliun rupiah, baik dana wajib pajak yang berada di
dalam negeri maupun yang berada di luar negeri dalam bentuk multi currency.

“Yang artinya perseroan akan mendapatkan tambahan likuiditas yang cukup besar. Bertambahnya likuiditas BRI tentunya

akan meningkatkan penyaluran kredit ke sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang selama ini menjadi core
business Bank BRI,” kata Hari dalam keterangannya, Selasa (19/7/2016).

“Selain itu, konversi nilai tukar dana repatriasi yang merupakan dana wajib pajak yang berasal dari luar negeri akan turut

memperkuat mata uang rupiah sehingga risiko nilai tukar dan resiko kredit menurun,” imbuh Hari.

Untuk menampung dana-dana tersebut, BRI sebagai salah satu Bank BUMN dan Bank Persepsi (Bank Penerima Setoran

Pajak) di Indonesia telah menyiapkan 120 unit Sentra Layanan Prioritas (SLP), 1.070 Kantor Cabang (Kanca), dan Kantor
Cabang Pembantu (Kancapem) yang tersebar di berbagai kota di seluruh Indonesia untuk melayani keperluan wajib pajak yang
ingin mendapatkan manfaat dari kebijakan amnesti pajak.

Agar penyerapan dana tersebut berlangsung secara optimal, BRI juga telah menyediakan beragam instrumen dengan tingkat

imbal hasil yang kompetitif dan konsep layanan one stop financial services solution, mulai dari Deposito Berjangka, Tabungan
multi currency, Obligasi, Medium Term Notes (MTN), Negotiable Certificate of Deposit (NCD), Transaksi valuta asing, Produk
DPLK, Bancassurance, reksa dana, Jasa kustodian, dan Jasa trustee.

Instrumen-instrumen investasi tersebut dikelola secara profesional oleh para Sumber Daya Manusia (SDM) yang telah

berpengalaman dan bersertifikasi serta didukung IT performance yang andal.

Menurut Hari, kebijakan amnesti pajak ini merupakan kebijakan strategis pemerintah yang bertujuan untuk mempercepat

pertumbuhan dan restrukturisasi ekonomi dengan melibatkan peran aktif wajib pajak dalam negeri.

“BRI juga selalu siap mendukung program-program pemerintah untuk menyukseskan pembangunan ekonomi nasional secara

berkelanjutan. Bagi wajib pajak atau masyarakat umum yang ingin mendapatkan informasi secara lengkap tentang instrumen
investasi yang berhubungan dengan program amnesti pajak, bisa menghubungi Kanca dan Kancapem terdekat atau menghubungi contact center BRI 24 jam di 14017,” pungkas Hari.
Sumber : Detik.com