Equityworld FuturesHakan Calhanoglu kesal betul setelah AC Milan dikalahkan Arsenal 1-3. Wasit Jadi Man ofthe Match

 

Winger Milan itu tak ragu mengkritik wasit sampai menyebut dia sebagai man of the match.

Melakoni laga leg kedua babak 16 besar Liga Europa di Emirates, Jumat (16/3) dinihari WIB, Milan memulai dengan baik.

Calhanoglu menghidupkan peluang lolos Rossoneri setelah mencetak gol pembuka di menit ke-35.

Namun, hanya empat menit kemudian Milan terpukul setelah Arsenal diberi hadiah penalti usai Ricardo Rodriguez dianggap menjegal Danny Welbeck.

Keputusan itu kemudian diprotes oleh para pemain Milan.

Pada akhirnya, Welbeck sukses mengonversi penalti itu untuk menyamakan skor menjadi 1-1, yang bertahan sampai babak pertama berakhir.

Tidak sedikit yang menganggap Welbeck diving.

 

Pasanya, dari tayangan ulang memperlihatkan, Rodriguez hanya membuat sedikit sekali kontak dengan mantan penyerang Manchester United itu.

Dan Calhanoglu tidak bisa meredam amarahnya. “Kami bermain bagus dan tidak mudah untuk melakukan itu di sini.

Kami mencetak gol dan kemudian kebobolan gol yang luar biasa, tidak wajar di Liga Europa melihat sesuatu seperti ini,” sembur

pemain berdarah Turki itu kepada Milan TV.

“Ricardo Rodriguez bahkan tidak menyentuh dia, tapi bagi wasit itu adalah penalti. Aku pun dilanggar di leg pertama.”

Gol penalti itu menambah kepercayaan diri Arsenal.

Di babak kedua, the Gunners sukses menambah dua gol lain lewat Granit Xhaka dan Welbeck untuk memastikan kelolosan ke perempatfinal.

“Sudah jelas kalau insiden itu mengubah permainan. Kami bereaksi agus bahkan setelah mereka menyamakan skor dan

menciptakan banyak peluang, tapi inilah sepakbola.

Wasitnya adalah man of the match dan aku tidak akan melupakan hal ini,” kata Calhanoglu.

 

 

Equityworld Futures