Jakarta -Indonesia masih bergantung dengan impor bahan pangan pokok. Di antaranya adalah kentang, kelapa dan telur unggas.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang diterima detikFinance, Kamis (26/11/2015), impor kentang pada Oktober 2015 tercatat sebesar 3.376 ton atau US$ 1,4 juta dengan porsi paling banyak dari Jerman.

Sementara untuk kelapa diimpor 59,6 ton atau US$ 59.654 dengan porsi terbesar dari Thailand. Kemudian telur unggas sebanyak‎ 29,9 ton atau US$ 2,9 juta yang mayoritas dari Amerika Serikat.

Berikut rinciannya

Kentang

  • Jerman 1.516 ton atau US$ 561.046
  • Australia 46 ton atau US$ 24.058
  • Negara lainnya 1.814 ton atau US$ 886.266

Kelapa

  • Thailand 59,6 ton atau US$ 59.654

Telur Unggas

  • AS 28,9 ton atau US$ 2,9 juta
  • India 1,04 ton atau US$ 24.602

sumber : detik.com