Equityworld FuturesDana Darurat yang Belum Darurat (2). Menyambung dari tulisan saya sebelumnya mengenai persiapan dana darurat, berikut ini akan kita bahas kelanjutan langkah-langkah yang harus dilakukan agar bisa mengumpulkan dana darurat.

 

Ingat, banyak orang mengeluh bahwa boro-boro bisa punya dana darurat, menabung saja mereka sudah susah.

Mengulang sedkit agar bisa menyambung ke artikel disini, bahwa di artikel sebelumnya.

 

Di artikel sebelumnya dibahas cara untuk mengumpulkan dana darurat adalah 3 hal berikut
• Jadikan Menabung Sebagai Bagian Dari Bujet Bulanan Anda
• Buat Rekening Terpisah
• Buat Rekening Terpisah Pada Bank Terpisah

Nah selanjutnya adalah:

Buat Autodebet Dari Rekening Utama Ke Rekening Terpisah
Untuk mendukung terlaksananya praktek 3 hal di atas, maka akan sangat membantu bila anda menggunakan fasilitas

Autodebet pada rekening tabungan anda.

 

Nah, autodebet ini bisa anda setting 1-2 hari segera setelah gaji / penghasilan anda masuk ke dalam rekening anda.

Dengan autodebet ini anda bisa memastikan bahwa uang anda tidak terpakai dan sudah langsung disisihkan secara terpisah.

Autodebet ini juga membantu anda untuk tidak perlu repot-repot melakukan transfer bulanan yang sering anda lupakan, baik sengaja ataupun tidak sengaja.

Baca juga: Mengatur Keuangan Bagi Suami-Istri yang Bekerja

Buat Dana Darurat Anda Beda Bentuk, Jangan Dalam Rupiah
Oke, misalnya anda sudah melakukan nomor 1-4 diatas, tetapi kok tetap saja uang anda masih terpakai.

Meskipun uangnya sudah susah-susah terkumpul dan dipersulit tanpa kartu ATM tetapi tetap anda bisa mengakses uang anda dan memakainya untuk kebutuhan yang sebenarnya tidak darurat.

Lalu trik lain apa yang bisa anda lakukan? Cobalah untuk merubah bentuk dana darurat anda dari Rupiah ke bentuk lain misalnya emas atau currency.

Ini sebenarnya hanya permainan psikologis saja, ketika anda masih mempunyai rupiah anda cenderung akan menggunakannya.

Sementara bila bentuknya sudah berupa barang (Emas kepingan/logam mulia atau Currency lain seperti dolar Amerika Serikat (AS), Singapura, Australia),

maka kencenderungan anda untuk ‘menjual’ dan memakai uang itu menjadi kecil alias menurun.

Kondisi Emergency Banyak Bentuknya Ingat,menikah bukanlah emergency karena bisa dipersiapkan dari jauh-jauh hari, kecuali ada kondisi yang berbeda.

Hanya pergunakan dana darurat bila: Anda di-PHK, Anda membutuhkan biaya berobat yang mendadak dan emergency,

mobil anda mogok, pecah ban dan lain sebagainya, atap rumah anda bocor/rubuh atau kompor meledak, dan biaya pemakaman.

Di luar itu bila anda tidak punya uang untuk membeli/melakukan, so jangan dibeli/lakukan.

 

Bilang dan akui kalau anda tidak punya uang.

Jangan Kebanyakan Tabungan Juga
Punya Dana Darurat bagus, tapi punya dana darurat kebanyakan juga tidak bagus.

Artinya anda kehilangan kesempatan uang anda untuk berkembang.

Ketika dana darurat anda sudah terpenuhi jumlahnya, maka jangan menabung lagi tapi mulailah berinvestasi.

Pelajari investasi dengan baik dan benar.

Saat ini banyak sekali penawaran investasi yang tidak bertanggung jawab dan bodong.

Waspada, akan sangat bagus bila anda belajar dengan mengikuti workshop dan kelas.

Kalau anda berminat untuk belajar lebih detil dan dalam lagi, bisa dengan mengikuti kelas atau workshop yang kami rekomendasikan.

Anda bisa diskusi tanya jawab dengan cara bergabung di akun telegram group kami “Seputar Keuangan” atau klik t.me/seputarkeuangan.

Ingat, jangan anggap enteng emergency fund alias dana darurat.

Banyak orang bilang, ah kondisi saya baik-baik saja.

Yang sering terjadi adalah, anda baru merasakan pentingnya emergency fund ketika kondisi darurat tersebut terjadi.

Dan ketika kondisi darurat terjadi dan anda tidak siap, maka di saat itu anda sudah terlambat.