Equityworld Futures – Partai Demokrat memberi sinyal siap mendukung Joko Widodo di Pilpres 2019.

Tak mau tersalip, Gerindra meminta waktu untuk bisa bertemu dengan Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Ya saya akan minta waktu bertemu dengan Pak AHY,” kata Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/3/2018).

Muzani mengaku selama ini hubungan Gerindra dengan Demokrat terjalin baik. Ia bahkan menyebut sebelumnya sudah pernah ada pertemuan AHY dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Ia pun menjelaskan saat ini seluruh perangkat Partai Gerindra sudah siap mengusung Prabowo sebagai capres pada 2019. Muzani menyinggung soal rencana Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gerindra, yang diharapkan berbarengan dengan jadwal deklarasi pencapresan Prabowo.

“Sekarang ini sebenarnya seluruh perangkat partai sudah siap untuk memajukan Pak Prabowo menjadi calon presiden,” ujar anggota Komisi I DPR itu.

“DPD Gerindra mengharapkan beliau deklarasi maju dalam forum rakornas. Itu tadinya dijadwalkan akhir Maret, tapi digeser kemungkinan di awal April. Tapi sekali lagi itu harus kami komunikasikan kepada beliau,” tambah Muzani.

Seperti diberitakan sebelumnya, Demokrat memberi sinyal akan mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Bahkan AHY sudah pernah bertemu dengan Jokowi, meski saat itu mengaku tidak membicarakan soal pilpres. AHY juga sudah meminta waktu untuk bertemu dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Gerindra tampak ‘panas’ melihat dinamika terbaru ini. Partai pimpinan Prabowo Subianto itu masih merayu Demokrat untuk bergabung. Hanya, tampaknya partai berlambang logo mirip Mercy itu sangat memperhatikan langkahnya dan bahkan menyinggung soal Prabowo yang selalu kalah di pilpres.

“Saya kira itu bagi Pak Prabowo adalah pilihan rasional dan menguntungkan. Dengan segala hormat, adalah fakta Pak Prabowo tidak pernah menang dalam pilpres,” tukas Wasekjen Demokrat Rachland Nashidik.

equityworld Futures