Equityworld futures-Ketua DPR Ade Komarudin dan Wakil Ketua DPR Agus Hermanto berkunjung ke Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi. Di tengah mengecek harga bahan-bahan pokok, rombongan DPR tersebut mendapat keluhan spontan pedagang.

Kunjungan Akom dan Agus dilakukan untuk mengecek harga bahan-bahan kebutuhan pokok memasuki bulan ramadan. Selain ke Pasar Induk Cibitung, pimpinan DPR juga berkunjung ke Pasar Tambun yang letaknya berdekatan.

“Kenaikan beraneka ragam, tapi rata-rata saya evaluasi kenaikan sebesar 42 persen,” ujar Akom di tengah-tengah kunjungan.

Ada hal menarik saat pimpinan DPR yang ditemani Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin tengah berkeliling di Pasar Induk Cibitung. Sejumlah pedagang berteriak ketika mereka sedang berjalan.

“Pasarnya bau, becek,” teriak salah satu pedagang.

“Kumuh, Bu, pasarnya,” timpal rekannya.

Pantauan di lokasi, memang kondisi pasar tradisional itu terbilang kumuh. Bagian lapak-lapak masih beralaskan tanah. Bau menyeruak dari sudut-sudut pasar. Belum lagi lalat-lalat berterbangan bahkan di atas-atas barang dagangan.

Saat berjalan kaki di jalan kompleks pasar, Akom dan Agus beberapa kali harus melewati jalanan yang becek meski tidak ada hujan. Sampah-sampah terlihat teronggok di sekitar jalan yang dilalui rombongan.

Akom dan Agus hanya terus berjalan saat sejumlah pedagang mengeluhkan kondisi pasar. Entah mereka tidak mendengar, atau memang mengikuti protokoler yang mengatur jalannya kunjungan.

Saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin mengaku siap menindaklanjutinya. Tahun depan Pasar Induk Cibitung akan direvitalisasi.

“Kita nanti mau dapat bantuan dari ESDM. Tahun depan kita anggarkan,” tuturnya.

Soal pasar yang becek meski tidak hujan, menurut dia merupakan hal yang wajar terjadi di pasar tradisional. Kondisi Pasar Tambun tidak sekumuh Pasar Induk Cibitung.

“Kalau banjir automatically,” ujar Neneng.

 

 

Sumber: Detik.com