Equityworld Futures – Purwanto harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena dianggap menghina PDIP di Facebook. Dari pengakuan pria berusia 30 tahun ini,

ia sama sekali tak menyangka akan berurusan dengan polisi karena postingan-nya itu.

Menurut warga Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan ini, ia hanya menyuarakan pendapatnya dan mengkritisi pemerintah.

“Saya hanya membagikan postingan dari grup Indonesia News dan Prabowo For NKRI. Saya hanya membagikan saja,” aku Purwanto, Jumat (7/9/2018).

Pemilik akun Facebook Wanto Adjie ini menegaskan, ia tak bermaksud menghina PDIP, bahkan ia mengaku tak paham politik.

“Saya tidak suka sama kepemimpinan yang sekarang. Begitu ada gambar atau berita yang sesuai dengan perasaan saya, saya bagikan,” jelasnya.

Karyawan swasta ini mengaku mengajukan protes di media sosial karena kesulitan ekonomi yang dialami orang tuanya yang kesulitan menjual gabah hasil panen.

Kendati demikian, Purwanto mengaku menyesal karena protesnya tersebut berbuntut panjang. Ia tak menyangka diburu polisi dan akan ditetapkan sebagai tersangka.

“Itu bentuk protes dan ketidakpuasan saya terhadap kepemimpinan yang sekarang. Saya bukan musuh politik atau apa. Saya menyesal sudah melakukan hal ini,” pungkasnya.

Purwanto kini mendekam di tahanan mapolres Pasuruan. Ia dijerat pasal 45 Undang – undang nomor 19 tahun 2016, perubahan UU atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

“Ancamannya hukuman 6 tahun penjara,” kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Budi Santoso.

Equityworld Futures

Equityworld