26 nov web 2

Dolar Australia (Aussie) ditransaksikan 0.4 persen dari level empat tahun terendah pasca pejabat Bank Sentral terus menilai mata uang dinilai terlalu tinggi di tengah anjloknya harga bijih besi.

Yen melanjutkan penguatannya dari level terendahnya dalam tujuh tahun terakhir terhadap dolar AS jelang anggota dewan Bank of Japan Sayuri Shirai berpidato hari ini. Euro menguat untuk hari kedua terhadap dolar AS sebelum rilis data inflasi zona euro pekan ini. Aussie jatuh terhadap semua mata uang utama kemarin pasca Deputi Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Philip Lowe mengatakan mata uang kemungkinan akan mengalami koreksi dan ekonomi akan “memiliki beberapa tantangan di depan.”

Dolar Australia stagnan pada level 85,48 sen AS pukul 09:06 pagi di Tokyo dari level 85,30 sen kemarin, Ausie menyentuh level 85,14 sen, terendah sejak Juli 2010 lalu.

Yen ditransaksikan pada level 117,79 per dolar dari level,97, menyusul kenaikan 0,3 persen di New York. Euro mendatar pada level $1,2481. Yen dibeli di level 147,03 yen dari 147,17 yen.

Bijih besi untuk pengiriman Mei turun sebesar 2,7 persen pada Dalian Commodity Exchange kemarin. Bijih besi adalah komoditas ekspor terbesar Australia. 

Sumber: Bloomberg