konsuMata uang dolar tidak terbantu oleh data konsumen AS.

Dolar menghapus gain pasca rilisan data kepercayaan konsumen secara tak terduga menurun tajam dalam lebih dari dua tahun, ini menunjukan bahwa prospek ekonomi Amerika yang meredup. Greenback melanjutkan penurunan mingguannya setelah dua indikator manufaktur tidak sesuai dengan harapan, sehingga menggagalkan reli sebelumnya.

Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang menelusuri greenback versus 10 mitra dagang utama, turun 0,1 persen di 1,149.80 pada 3:14 sore waktu New York, memperdalam penurunan menjadi 1,2% dalam sepekan terakhir. Indeks tersebut jatuh ke level 1,149.06 hari Jumat, yang merupakan level terendah sejak 21 Januari.

Greenback menuju penurunan untuk pekan kelimanya seiring inidkator AS kontras dengan data di Eropa yang menunjukkan pertumbuhan kuat dan menstabilkan inflasi. Aksi jual adalah yang terpanjang sejak 4 Oktober 2013, saat kebuntuan antara Partai Republik dan Demokrat Kongres atas peningkatan plafon utang federal.

Dolar turun 0,4% menjadi $ 1,1455 terhadap euro. Ini naik 0,1% menjadi ¥119,33.(yds)

Sumber: Bloomberg