3Emas berjangka turun untuk hari kedua berturut-turut akibat pertumbuhan ekonomi AS melebihi perkiraan, membatasi permintaan untuk logam mulia sebagai investasi alternatif.

Harga turun 2,2% pada pekan lalu akibat kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan meningkatkan suku bunga pada tahun depan. Pedagang memprediksi  kemungkinan bank sentral akan menaikkan suku bunga pada bulan September sebesar 69%, data berjangka menunjukkan. Ekonomi AS tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 5% pada kuartal ketiga, kemajuan terbesar dalam 11 tahun terakhir. Pemerintah memperkirakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) sebesar 3,9%.

Laporan PDB menghantarkan indeks Dow Jones Industrial Average ke rekor tertinggi. Emas menuju kerugian tahunan berturut-turut untuk pertama kalinya sejak tahun 1998 setelah penurunan dalam harga minyak mengurangi daya tarik logam sebagai lindung nilai inflasi. Reli dolar terhadap sekeranjang 10 mata uang menuju tertinggi lima tahun memangkas permintaan untuk bullion sebagai penyimpan nilai.

Emas berjangka untuk pengiriman Februari turun 0,1% ke level $ 1,178.60 per ons pada pukul 11:05 siang di Comex New York. Kemarin, harga turun 1,4%, penurunan terbesar untuk kontrak teraktif sejak 5Desember. Hari ini, jumlah perdagangan adalah 32% di bawah rata-rata 100-hari untuk saat ini, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.(frk)

Sumber : Bloomberg