emas terendah 15 minggu dilondon

Emas hari ini diperdagangkan mendekati 15 pekan terendah di London karena para investor menimbang membaiknya data ekonomi AS yang mendukung kasus untuk Federal Reserve dalam memotong stimulus lebih lanjut.

Kemarin Bullion turun 2,2 persen, yang merupakan penurunan terbesar satu hari dalam tahun ini, setelah data menunjukkan pesanan barang tahan lama AS secara tak terduga naik pada bulan April dan ekuitas AS mencapai rekor. Penurunan emas membawanya mendekati level teknis yang menunjukkan harga emas mungkin siap untuk mengalami rebound. Dolar Amerika mengalami stagnan setelah menyentuh level tertinggi tiga bulan terhadap euro kemarin.

Emas merosot 28 persen dalam tahun lalu terhadap ekspektasi bahwa Fed akan memotong stimulus setelah ekonomi AS membaik. Harga emas tergelincir 9,2 persen sejak pertengahan Maret lalu, ketika Rusia mencaplok semenanjung Laut Hitam Crimea. Para pemimpin Uni Eropa menunda sanksi lebih lanjut terhadap Rusia setelah Presiden Vladimir Putin menunjukkan kesediaan untuk bekerjasama dengan pemimpin Ukraina yang baru.

Bullion untuk pengiriman segera sedikit berubah pada level US$ 1,263.94 per ons pada 9:51 pagi di London, menurut Bloomberg generic pricing. Bullion mencapai US$ 1,260.97 di hari sebelumnya, yang merupakan level terendah sejak 7 Februari. Emas untuk pengiriman Agustus turun 0,1 persen ke level US$ 1,264.10 di Comex New York. Volume perdagangan berjangka 68 persen lebih dari rata-rata untuk 100 hari terakhir untuk hari ini, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.(frk)

Sumber : Bloomberg