emas tertinggi pasca menguat dolarEmas ditransaksikan mendekati level terendahnya dalam lebih dari tiga pekan terakhir di London karena para investor terbebani oleh penguatan dolar yang lebih kuat terkait ketegangan di Timur Tengah.

Dolar naik ke level tertinggi dalam tiga pekan terakhir terhadap sekeranjang 10 mata uang utama pasca Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan tingkat suku bunga acuan dapat meningkatkan lebih cepat dari yang diharapkan jika inflasi dan pasar kerja pulih lebih cepat daripada yang diantisipasi, bahkan seiring stimulus masih diperlukan. Bullion turun sebesar 3,3 persen dalam dua hari sebelumnya, penurunan dua hari terbesar tahun ini.

Yellen akan memberikan keterangannya kepada anggota parlemen di Washington untuk hari kedua hari ini. Emas turun sebesar 28 persen pada 2013 lalu karena ekspektasi the Fed yang akan memangkas stimulus. Harga rebound sebesar 8 persen tahun ini seiring pihak otoritas telah berjanji untuk mempertahankan tingkat suku bunga ultra rendahnya pasca berakhirnya pembelian obligasi dan terkait kerusuhan di Timur Tengah dan Ukraina yang mendorong permintaan terhadap aset safe haven. Israel kembali melancarkan serangan udara di Jalur Gaza setelah serangan roket Palestina meninggalkan usulan gencatan senjata Mesir yang diterima oleh Israel.

Emas untuk pengiriman segera naik sebesar 0,3 persen ke level $1,297.71 per ons pukul 9:44 pagi di London, menurut harga generik dari Bloomberg. Emas jatuh ke level $1,292.26 kemarin, terendah sejak 19 Juni lalu. Emas untuk pengiriman Agustus mendatar pada level $1,298.30 di Comex di New York. (izr)

Sumber: Bloomberg