emas stagnan 3 pekan tertinggi nyEmas sedikit berubah di perdagangan di New York di bawah level tiga pekan tertingginya seiring para investor menimbang tanda-tanda meredanya ketegangan di Ukraina dan Timur Tengah.

Ekuitas global menguat untuk hari kedua pasca Rusia mengatakan pesawat tempur mereka mengakhiri latihan di dekat wilayah Ukraina dan Israel dan militan di Jalur Gaza sepakat untuk melakukan gencatan senjata yang dimediasi oleh Mesir. Kerusuhan geopolitik membantu harga emas naik sebesar 9 % tahun ini mengirim harga emas mencapai level tertingginya dalam tiga pekan terakhir dilevel $ 1,324.30 per ons pada 8 Agustus kemarin seiring Presiden AS Barack Obama mengizinkan serangan udara di Irak.

Dolar menyentuh level tertingginya hampir enam bulan terakhir terhadap 10 mata uang utama pada 6 Agustus kemarin atas permintaan aset safe haven dan prospek penguatan ekonomi AS. The Fed memangkas stimulus yang membantu emas mencapai rekor tertingginya pada tahun 2011 lalu. Para trader perdagangan berjangka tengah menyerap 69 persen dari kenaikan tingkat suku bunga acuan The Fed setidaknya ke 0,5 % pada September 2015 mendatang.

Emas untuk pengiriman bulan Desember sedikit berubah ke level $ 1,310.60 per ons pukul 7:49 di Comex New York. Bullion untuk pengiriman segera turun sebesar 6 sen ke level $ 1,309.52 di London, menurut Bloomberg harga generik. (knc)

Sumber : Bloomberg