gold sachs bearish

Goldman Sachs tetap menegaskan pandangan bearishnya terhadap emas dan tembaga pada Rabu lalu, tetapi menaikkan perkiraan untuk sejumlah logam mulia lainnya, mengatakan bahwa peningkatan aktivitas ekonomi Amerika akan membebani emas meskipun konflik Ukraina dapat menunda pergerakan dari melemahnya harga emas.

“Kami tetap bearish pada emas, namun meningkatnya ketegangan geopolitik di Ukraina telah mengimbangi data makro Amerika yang lebih kuat,” kata Goldman.

Perusahaan itu juga mengatakan bahwa pihaknya melihat harga emas di akhir tahun mungkin akan mencapai $ 1.050 per ounce. Namun perkiraan harga untuk perak tetap pada $ 17,50 per ounce.

Untuk tembaga, Goldman menurunkan perkiraan jangka pendek tiga bulanan ke $ 6.600 per metrik ton dari perkiraan sebelumnya sebesar $ 7.000 karena pelemahan sektor property di China; Namun, perusahaan itu juga menaikkan proyeksi untuk 12 bulan ke $ 6.600 per ton dari $ 6.200 sebelumnya. Selain itu tetap mempertahankan perkiraan akhir tahun 2013 tembaga di $ 6.200 per ton.

Dalam catatan penelitian, Goldman memperkirakan logam dasar pada umumnya tetap lemah dalam jangka pendek, tetapi pada pertengahan 2015 mereka memperkirakan bahwa fundamental untuk supply-demand akan makin ketat. Perusahaan itu meningkatkan proyeksi harga 12 – bulan untuk aluminium ke $ 1.900 per ton, dari $ 1.750 sebelumnya.

Sumber : Kitco