gunlanch emas bisa sampai $1500

Jeffrey Gundlach, manajer dari DoubleLine yang mengelola dana hingga $ 49 milyar dalam presentasi webcaster acara “Penny For Your Thoughts” mengatakan bahwa ia rasa emas bisa mencapai $ 1.500 per ounce pada akhir tahun ini. Sesuatu hal yang orang perlu perhatikan.

Gundalch mencatat penurunan 96 persen daya beli dolar AS sejak Federal Reserve Bank didirikan seabad yang lalu disamakan dengan akhir standar emas untuk debasemen perak di jaman denarius Romawi 64-270 sebelum masehi. Selama periode tanya jawab, Gundlach mengatakan bahwa emas bisa bergerak sampai $ 1.500 tahun ini.

Terakhir kali emas berada di $ 1.500 adalah pada bulan April 2013. Emas diperdagangkan pada kisaran $ 1.260 per ounce pada hari Rabu kemarin.

“Tentu saja, ada kemungkinan bahwa [Gundlach] mungkin benar dan emas bisa bergerak lebih tinggi,” kata Richard Ross, analis teknis global dari Auerbach Grayson. “Tapi dalam segi teknis jangka pendek hanya sedikit sekali yang memberikan tanda-tanda tersebut.”

Menurut catatan Ross, emas telah diperdagangkan dalam kisaran antara $ 1.180 dan $ 1.400 disebagian besar tahun lalu. Untuk jangka pendek, ia mengawasi area $ 1.270, yang mana berada dekat dengan garis moving average 150-hari. “Penembusan di atas level tersebut bisa jadi akan ada pengestesan ulang resistance disekitar $ 1.400,” kata Ross.

Namun, rentang kisaran ini harus dilihat dalam konteks grafik jangka panjang, menurut Ross yang juga merupakan kontributor acara “Talking Numbers” di Yahoo finance yang bekerjasama dengan CNBC. “Kita masih dalam kecenderungan downtrend dari acuan tertinggi $ 1.900,” katanya.

Ross melihat bahwa bila emas tembus dibawah moving average 150-minggu adalah suatu hal yang signifikan secara teknis. Sejak awal 2013, moving average 150-minggu bergerak relatif datar, dekat level $ 1.525.

“Harus melewati $ 1.400 sebelum emas di perdagangan diatas $ 1.500 dengan jelas,” kata Ross. “Dan, dalam jangka pendek, ada rintangan di $ 1.270 sebelum harga dapat diperdagangan dikisaran $ 1.400. Jadi, masih ada banyak seandainya dan tapi-tapian sini dalam argumentasi terkait wacana $ 1.500 tersebut. Kita benar-benar perlu adanya basis breakout yang kuat.”

Gina Sanchez, pendiri Chantico Global mengatakan bahwa meskipun ada kemungkinan bahwa emas bisa lebih tinggi namun probabilitasnya masih rendah. Penurunan prospek pertumbuhan ekonomi dunia oleh Bank Dunia dari 3,2 persen menjadi 2,8 persen dapat menyebabkan beberapa aksi beli flight-to-safety ke emas. Dan, tingkat suku bunga global yang rendah yang secara tradisional merupakan suatu pertanda baik untuk logam kuning ini, namun Sanchez percaya bahwa hal itu tidak akan berlangsung lama.

“Meskipun kita berada dalam lingkungan suku bunga rendah di AS – dan tentu saja di Eropa dan Jepang – Saya rasa kini di AS suku bunga kemungkinan akan memulai tren lebih tinggi pada akhir tahun ini atau memasuki tahun 2015,” kata Sanchez, kontributor CNBC. “Itu tidak bagus untuk emas. Kita tidak melihat inflasi makin cepat. Jikapun ada, mungkin hanya akan ada beberapa tekanan deflasi, terutama di Eropa.”

Emas perlu memakan/menyerap sesuatu, kata Sanchez, tapi dia tidak melihat banyak pesimisme ekonomi atau kekhawatiran inflasi.

“Saya tidak yakin bahwa emas akan mencapai level tersebut, kecuali untuk beberapa alasan jangka pendek saja,” tambah Sanchez. (brc)

Sumber: finance.yahoo.com