London -Harga minyak dunia kembali jatuh di bawah US$ 40 per barel. Ini merupakan posisi terendahnya sejak Agustus 2015 lalu.

Ini menjadi pertanda bahwa stok minyak di dunia masih terlalu banyak meski produksi sudah mulai dikurangi sejak tahun lalu. Kabar baiknya, harga bahan bakar di konsumen bisa turun lagi.

Posisi terendah minyak jenis WTI ada di level US$ 39,9 per barel sebelum akhirnya kemarin ditutup di US$ 40 per barel. Sementara Brent berada di US$ 44,5 per barel.

Harga minyak dunia itu termasuk yang paling rendah sejak akhir Agustus lalu, saat dunia diguncang oleh anjloknya pasar saham China.

Seperti dikutip dari CNN, Jumat (20/11/2015), selama November ini harga minyak sudah turun 13%. Ada beberapa faktor yang bisa mendorong harga minyak, seperti serangan Rusia ke Suriah.

Tapi ada juga faktor-faktor lain yang justru menekan harga minyak dunia, yaitu melimpahnya stok minyak OPEC hingga penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS).

sumber : detik.com