Jakarta

Animo pecinta motor Honda dan penggila modifikasi membludak. Honda Modif Contest (HMC) 2015 diikuti oleh 1.200 peserta, tingkat kreativitas dan orisinalitas ide pun semakin berkualitas.

Di final HMC 2015 (31/10-1/11) berlokasi di Parkir Stadion Mandala Krida Yogyakarta, 88 pemenang dari 8 kota gelaran HMC regional memperebutkan hadiah utama untuk menimba ilmudi Jepang dalam event indoor custom terbesar di Asia, yaitu The 24th Annual Mooneyes Yokohama Hot Rod Custom Show 2015.

“HMC merupakan ajang terbesar di tanah air yang bertujuan menggali dan menyalurkan kreativitas anak muda melalui modifikasi. Ajang ini juga menunjukan mudahnya memodifikasi sepeda motor Honda,” kata A. Indraputra, General Manager Marketing Planning and Analysis Division PT Astra Honda Motor (AHM).

“Kenapa yang dipilih adalah Mooneyes, karena Mooneyes adalah level kompetisi paling tinggi, bahkan modifikator dari Amerika belajar di sana.”

Jawara Modifikasi Motor Terbaik

Selain dituntut originalitas dan ide kreasinya, sepeda motor modifikasi harus laik jalan dan danscrutineering. “Saya bangga bisa masuk final nasional. Banyak wawasan yang bisa saya peroleh terutama bagaimana memodifikasi motor bukan cuma indah tapi juga aman dikendarai,” ujar Andre Wiguna yang hadir dengan konsep Japanese Style.Pada ajang final ini terpilih tiga jawara modifikasi motor terbaik dalam HMC 2015. Andre Wigunasebagai Honda Matic National Champion (Vario 2007), Hendra Agus sebagai Honda Cub &Sport National Champion (Tiger 2010) dan Ivan Jerikho yang mengusung konsep café racerberhasil menjadi Honda Free For All National Champion (Vario 2007).

Sementara komentar berbeda dilontarkan oleh Hendra Agus dan diamini oleh Ivan Jeriko, “Salut dengan sistem penjurian di HMC. Saya diberi tahu, apa yang bagus dan apa yang kurang sehingga ada acuan untuk memperbaiki,” ujarnya yang tampil dengan konsep street fighterdengan sentuhan modern klasik.

Lulut Wahyudi selaku Ketua Juri HMC menambahkan, peserta HMC tahun ini membawa karya yang lebih baik dan dialog antara juri dan peserta pun semakin baik. “Kami melihat bagaimana konsep dasar itu dituangkan dan mana yang paling orisinil, paling kuat karyanya, seberapa kuatcraftsmanship-nya, dan bagaimana konsep yang ada dituangkan dan mewujudkan hasil yang paling mendekati konsep.”

Honda Moto Project

HMC 2015 juga memajang motor modifikasi hasil karya pemenang tahun lalu melalui Honda Moto Project. Bekerjasama dengan Institut teknologi Nasional Bandung (Itenas) program studi Design produk, Indra Prananjaya dan bengkel modifikasi Razzle Dazzle Chopper Works Bandung.

Saiful Anwar mengembangkan konsep Supermoto untuk Vario eSP, Alfando membuat Trial Bike dari Sonic 150R, dan Dwiki Aditya dengan CBR150R disulap menjadi Cafe Racer khas Indonesia.

“Honda Moto Project memberi ruang buat saya untuk belajar tentang tahapan rancang bangun modifikasi yang lebih baik.” bangga Dwiki Aditya Suryanto yang mengusung gaya Trial Bike menggunakan sepeda motor Honda Sonic 150R.

 

SUmber: Detik.com