26mrtIndeks saham berjangka AS melemah, menandakan indeks Standard & Poor 500 akan turun untuk hari keempat, Arab Saudi dan sekutunya mulai melakukan serangan terhadap pemberontak Syiah di Yaman.

Kontrak E-mini pada indeks S&P 500 yang berakhir pada bulan Juni merosot 0,9% ke level 2,036.25 pada pukul 09:46 pagi di London. Sementara E-mini dalam Dow Jones Industrial Average tenggelam 163 poin, atau 0,9%, ke level 17.491.

Saham-saham AS turun untuk hari ketiga pada hari Rabu, dengan indeks Nasdaq Composite turun tajam dalam 11 bulan, di tengah aksi jual di perusahaan bidang bioteknologi dan semikonduktor. Data kemarin menunjukkan bahwa pesanan barang tahan lama secara tak terduga melemah pada bulan Februari, menyusul laporan pekan lalu terkait menurunnya produksi pabrik dan memperlambat pembangunan rumah. Indeks S&P 500 telah kehilangan dalam 26 hari tanpa mencatatkan gain back-to-back, terpanjang sejak 1994.

Arab Saudi, produsen minyak terbesar dunia, memimpin serangan udara terhadap Yaman pada hari Kamis setelah pemerintahan Abdrabbuh Mansour Hadi dilengserkan. Harga minyak memperpanjang kenaikan. Presiden AS Barack Obama telah “resmi penyediakan dukungan logistik dan intelijen ” untuk operasi, kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.

Data pada pukul 8:30 pagi di Washington diprediksi akan menunjukkan aplikasi untuk klaim pengangguran awal di AS turun dalam pekan yang berakhir pada 21 Maret lalu dari periode sebelumnya, menurut perkiraan ekonom.(frk)

Sumber: Bloomberg