saham asia menguat , pasar as dibukaIndeks saham berjangka Asia dari Australia hingga Hong Kong naik, menunjukkan Indeks acuan regional akan memperpanjang level baru tertingginya dalam enam tahun terakhir. Perak dan emas turun.

Kontrak pada Seng Index Hong Kong Hang dan Jepang Nikkei 225 Stock Average naik tipis 0,1 persen, sedangkan Indeks S&P/ASX 200 Australia naik sebesar 0,2 persen. Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 tergelincir kurang dari 0,1 persen, menunjukkan indeks akan dibuka mendekati rekor tertingginya. Dolar Australia catat penurunan mingguan terbesarnya sejak Mei lalu. Perak dan emas keduanya turun sebesar 0,2 persen. Minyak mentah Brent catat penurunan pekan lalu, ditransaksikan pada level $110,64.

Pasar finansila Amerika kembali dibuka pasca liburan akhir pekan dengan Direktur Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde memberi sinyal akan memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi global yang mengatakan investasi masih lemah dan bahwa risiko tetap di AS bahkan seiring percepatan rebound. Taiwan akan merilis angka neraca perdagangan hari ini dan Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda akan berpidato di Tokyo.

Saham Asia pekan lalu mencatat kenaikan mingguan kedelapan, kemenangan beruntun terpanjang sejak 2012 lalu. Indeks S&P 500 ditutup pada rekor baru tingginya dan indeks Topix Jepang naik ke level tertinggi dalam lima bulan terakhir.

Saham Dubai naik kemarin, dipimpin oleh saham Arabtec Holding Co, seiring dukungan negara untuk perusahaan konstruksi menghidupkan kembali kepercayaan investor di pasar yang anjlok lebih dari 22 persen bulan lalu. The DFM General Index naik untuk hari keempat, naik sebesar 4,4 persen.

Aussie melemah sebesar 0,1 persen ke level 93,58 sen AS, pasca terkoreksi sebesar 0,7 persen dalam lima hari terakhir pada jumat lalu. (izr)

Sumber: Bloomberg