indeks saham as stagnan jelang data klainIndeks saham berjangka AS bergerak stagnan, pasca Indeks Standard & Poor 500 naik ke level tertingginya dalam lebih dari satu bulan terakhir, seiring para investor menunggu rilis data klaim pengangguran dan pesanan barang tahan lama.

Saham Jabil Circuit Inc (JBL) naik sebesar 1,1 persen diperdagangan pra-market New York setelah memperkirakan laba kuartalan yang melampaui perkiraan para analis. Saham Apple Inc turun sebesar 0,6 persen seiring menarik pembaruan untuk sistem operasi iPhone setelah software baru menyebabkan menurunnya jasa layanan seluler.

Kontrak pada Indeks S & P 500 yang berakhir pada bulan Desember tergelincir sebesar 0,1 persen ke level 1,989.8 pukul 10:13 pagi waktu London. Indeks acuan ekuitas naik sebesar 0,8 persen kemarin, merupakan kenaikan terbesarnya sejak 18 Agustus lalu, seiring penjualan rumah baru AS melonjak ke level 6 tahun tertingginya, dan saham pelayanan kesehatan rally dengan produsen kebutuhan pokok konsumen. Kontrak pada Indeks Dow Jones Industrial Average melemah sebesar 2 poin, kurang dari 0,1 persen ke level 17.137 hari ini.

Sebuah laporan pada pukul 8:30 pagi waktu Washington mungkin menunjukkan bahwa aplikasi pertama kali untuk tunjangan pengangguran meningkat menjadi 296.000 dalam sepekan terakhir sampai tanggal 20 September kemarin dari periode sebelumnya sebesar 280.000, menurut perkiraan para ekonom yang disurvei oleh Bloomberg.

Data terpisah dapat menunjukkan pemesanan untuk barang yang dimaksudkan setidaknya 3 tahun terakhir anjlok sebesar 18 persen pada Agustus lalu setelah sebelumnya melonjak sebesar 22,6 persen pada Juli lalu, menurut para ekonom yang disurvei oleh Bloomberg. (knc)

Sumber : Bloomberg