Magelang – Isak tangis haru terjadi usai upacara Prasetya Perwira TNI-Polri 2016 di Lapangan Sapta Marga, Akademi Militer (Akmil) Magelang.

 

Ratusan orangtua dan anggota keluarga bersama para perwira remaja yang dilantik, langsung menangis haru usai upacara.

Saat petugas pembawa mengumumkan bila orangtua para perwira diperbolehkan menemui apar perwira yang baru saja di

lantik. Mereka bersama anggota keluarganya langsung menuju tengah lapangan. Saat itu para perwira remaja dari TNI AD

sedang bersujud syukur. Sedangkan perwira TNI AL melakukan penghormatan dan merayakan dengan melemparkan topi

mereka ke udara bersama-sama. Demikian pula dengan ratusan perwira TNI AU dan Kepolisian juga melakukan aksi syukur

sebagai tanda gembira usai dilantik Presiden Joko Widodo.

 

Foto: Bagus Kurniawan/detikcom

Sementara aksi drumb band para taruna Akmil “Genderang Suling Canka Lokananta di hadapan tamu undangan yang ada didepan para perwira remaja itu tidak dihiraukan lagi.

Para orangtua dan keluarga langsung menyerbu dan mencari para perwira

masing-masing.

Begitu mereka bertemu, ada yang langsung memeluk dan berangkulan erat-erat sambil menahan tangis haru.

Namun ada pula perwira yang langsung mencium kaki ibunya di tengah lapangan.

Para orangtua terutama ibu-ibu dengan sukarela mengusap tangis air mata yang membasahi puteranya menggunakan sapu

tangan dan kertas tisu.

 

Namun ada anggota keluarga yang memberikan seikat bunga.

Foto: Bagus Kurniawan/detikcom

Setelah peluk cium karena bangga dan gembira usai dilantik menjadi perwira dengan pangkat letnan dua (letda) bagi lulusan

Akademi TNI dan pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda) untuk lulusan Akpol, mereka kemudian berjabat tangan dengan anggota

keluarga maupun kolega atau orang-orang yang dikenalnya. Mereka pun kemudian berfoto bersama-sama dengan anggota

keluarga yang ikut menyaksikan upacara tersebut.

“Ini anak saya nomer dua yang jadi perwira TNI AD. Ini jadi kebanggaan keluarga,” ungkap Sulistyo, salah satu orangtua

perwira.

 

Sumber: Detik.com