PT Jakarta Cabut Hak Politik Eks Sekjen NasDem Rio Capella

Equityworld Futures

Majelis tinggi pada Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta mencabut hak politik mantan Sekjen Partai

NasDem, Patrice Rio Capella. Hukuman itu dijatuhkan karena Rio terseret kasus suap OC Kaligis-majelis hakim PTUN Medan.
Kasus ini bermula saat Bendahara Umum Pemprov Sumatera Utara Ahmad Fuad Lubis ditetapkan sebagai tersangka oleh
Kejaksaan Tinggu Sumut di kasus Dana Bansos Pemprov Sumut. Untuk terlepas dari jeratan status tersangka itu, Fuad
memberikan kuasa ke OC Kaligis menggugat status tersangka itu ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan.

Gayung pun bersambut. PTUN Medan menganulir status tersangka tersebut. Duduk sebagi ketua majelis Tripeni Irianto Putro

dengan hakim anggota Dermawan Ginting dan Amir Fauzi.

Tapi apa lacur, ternyata vonis itu tidak gratis. Tim pengacara memberikan sejumlah upeti kepada Tripeni cs. Di kasus ini, Rio

dinilai ikut berperan untuk mengurus perkara agar kasus itu tidak sampai ke Kejaksaan Agung.

Skandal ini terungkap saat anak buah OC Kaligis yang bernama Yagari Bhastara alias Gary ditangkap KPK di kantor PTUN

Medan. Gary berniat memberikan uang ‘THR’ sekaligus sebagai uang terima kasih. Alhasil, terbongkarlah skandal korupsi
dagang perkara itu. Rio dan komplotannya lalu diadili dengan berkas terpisah.

Pada 21 Desember 2015, Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman 18 bulan penjara kepada Rio. Jaksa KPK tidak

terima dan banding. Tapi hukuman penjara Rio tidak berubah tetapi tuntutan pencabutan hak politik dikabulkan.

“Menjatuhkan pidana tambahan kepada Terdakwa Patrice Rio Capella berupa pencabutan hak memilih dan dipilih dalam

pemilihan yang diselenggarakan berdasarkan peraturan perundang-undangan selama 5 tahun terhitung sejak terdakwa selesai
menjalani pidana penjara tersebut di atas,” putus majelis sebagaimana dikutip detikcom dari website Mahkamah Agung (MA), Rabu (20/7/2016).

Sumber : Detik.com