Equityworld Futures. Kemudahan WNA Memberli Apartemen di Pert Australia

Australia

Equity World Futures -Modern investasi Apartemen di Australia sedang naik.
selain penduduk setempat, masyarakat Indonesia banyak yang membeli apartemen seperti apartemen di Negeri Kangguru, di Perth, Australia Barat.

Apa saja kemudahan membeli apartemen di Perth bagi warga negara asing?

Pertama, warga negara asing bisa mendapatkan Sertifikat Hak Milik yang tidak terbatas jangka waktunya untuk apartemen di Australia.

Ini berbeda dengan apartemen di beberapa negara lain banyak diminati warga Indonesia, biasanya ada batas waktu kepemilikan apartemen.

Untuk warga negara asing setiap kali membeli properti itu bisa Free Hold Development atau Sertifikat Hak Milik

Beli apartemen jadi hak milik selamanya. di negara lain bisa selamanya, batas waktu kepemilikan lalu harus dikembalikan ke pemerintah,
” kata Business Development Manager Centurion Property Group, Audrey Christie, saat ditemui dalam Pameran Properti Perth
NV Apartments di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Sabtu (11/6/2016).

Kedua, uang muka untuk membeli property di Australia lebih ringan dibanding negara-negara lain,

hanya 10%. Sebagai contoh, 1 unit NV Apartment yang ditawarkan oleh Centurion Property Group hanya AU$ 380.000 atau Rp 3,8 miliar, maka DP hanya 380 juta.
Dengan uang sebesar Rp 380 juta saja warga Indonesia sudah bisa memiliki apartemen di Perth.

Uang muka kedua dan cicilan berikutnya baru akan dibayar setelah bangunan selesai dalam waktu kurang lebih 1-2 tahun.

Selama menunggu bangunan selesai, pembeli bisa menyimpan uang untuk membayar uang muka kedua dan cicilan.
“Keunggulan investasi apartemen di Australia adalah pada metode pembayarannya.
uang muka hanya 10%, dengan hanya Rp 380 juta sudah bisa mendapat apartemen.
Nanti bayar lagi uang muka kedua plus cicilan setelah bangunan jadi, biasanya 1-2 tahun bangunan jadi.
Jadi setelah kita mengeluarkan Rp 380 juta, kita masih bisa menyimpan untuk membayar uang muka kedua dan cicilan berikutnya,” paparnya.

Ketiga, cicilan juga ringan karena bunga kredit pemilikan rumah  tak sampai 5%, lalu jangka waktu cicilan bisa sampai 30 tahun.

“Cicilan pun bisa dibantu dari penyewa kalau apartemen yang kita sewa.
Artinya cicilan itu bisa minim sekali.
Besar cicilan tergantung Kredit Pemilikan Rumah dapatnya berapa, jangka waktunya bisa sampai 30 tahun, kenaikan di bawah 5%,” tutur Audrey.

Keempat, dari sisi harga apartemen di Perth juga tidak tergolong mahal.

NV Apartments yang terletak di Central Business District  Perth, semacam kawasan SCBD di Jakarta, hanya Rp 3,8 miliar per unit,
masih lebih rendah dibanding apartemen di pusat kota Jakarta atau Singapura.
“NV Apartments ini 1 unit ukuran studio harganya AU$ 380.000 atau Rp 3,8 miliar,” ujarnya.

Kelima, bea balik nama di Australia hanya 4-5% dari nilai apartemen jauh lebih kecil dibanding stamp duty di Singapura yang mencapai 18% nilai apartemen.

“bea balik nama lebih murah di Australia ketimbang di Singapura.
Kalau di Singapura itu 18%, di Australia hanya 4-5%. Jadi masih termasuk murah,” ucap Audrey.

Keenam, investasi di Perth juga bagus untuk jangka panjang karena kenaikan harganya bersifat stabil, bukan spekulasi.

“Kenaikan nilai apartemen di Perth memang tidak sama di Jakarta.
Tapi kenaikannya stabil, tidak bersifat spekulasi.
Untuk investasi jangka panjang sangat bagus, tidak mungkin turun, naik terus,” ungkapnya.
Sumber : detik.com