Equityworld futures-Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan tampil tenang untuk menundukkan Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong. Keduanya mengungkapkan, ada strategi khusus untuk menundukkan Lee/Yoo.

Bertanding di Kunshan Sport Center Stadium, Kunshan, Jumat (20/5/2016), Ahsan/Hendra tidak panik kendati pun Lee/Yoo tampil agresif. Mereka selalu bisa mengembalikan smash dan pukulan-pukulan Lee/Yoo dengan baik.

Ahsan/Hendra juga tidak terbawa dengan tempo cepat yang diperagakan Lee/Yoo. Ketenangan Ahsan/Hendra, sebaliknya, justru membuat Lee/Yoo bikin kesalahan sendiri.

“Kami bersyukur bisa memenangi pertandingan hari ini dan menyumbang poin untuk tim Thomas Indonesia. Kami yakin akan meraih dua poin lagi. Pertandingan belum usai, kami berdoa semoga bisa menang dari Korea dan melaju ke final,” ujar Ahsan setelah pertandingan.

Lalu, bagaimana dengan strategi khusus yang dimaksud?

“Memang ada strategi khusus dalam menghadapi Lee/Yoo, salah satunya dengan banyak dropshotdropshot ke arah mereka. Kami tak mau mengingat kekalahan kemarin saat melawan wakil Hong Kong, kami hanya fokus untuk pertandingan hari ini dan bagaimana caranya menang,” jelas Hendra kepada Badmintonindonesia.org.

Sementara itu, Yoo mengakui kalau tenaganya dan Lee sudah terkuras ketika menghadapi China di perempatfinal kemarin, di mana mereka menundukkan Fu Haifeng/Zhang Nan lewat tiga gim. Sedangkan Lee mengakui kalau Ahsan/Hendra tampil lebih baik.

“Pertandingan malam tadi melawan China cukup menguras tenaga kami, recovery kami kurang bagus,” ujar Yoo.

 

 

Sumber: detik.com