KOMPAS.com – Banyak data yang melaporkan bahwa orang-orang yang stres di tempat kerja cenderung obesitas. Namun, seberapa besar hubungan stres pekerjaan yang memicu berat badan seseorang naik? Dan apakah jika kita tidak stres maka kita bisa kurus?

Untuk membuktikan hal tersebut, sekelompok peneliti Eropa menganalisis delapan studi yang melibatkan 6000 pekerja yang stres di kantornya serta mengukur berat badan mereka. Penelitian yang dipublikasikan pada International Journal of Obesity ini mengatakan stres pekerjaan tidak terlalu berpengaruh pada kegemukan. Jadi, jangan salahkan pekerjaan jika berat badan kita naik.

Para peneliti tidak menemukan adanya hubungan antara stres pekerjaan dengan obesitas. Untuk memperkuat temuan itu, mereka juga melaporkan orang-orang yang mengalami pengurangan stres di tempat kerja ternyata tidak mengalami.

Kelompok yang tidak mengalami kegemukan adalah mereka yang sudah berpengalaman dan terbiasa menghadapi stres pekerjaan. Hal itu menunjukkan yang bisa menyebabkan obesitas mungkin perubahan tingkat stres pekerjaan.

Meskipun begitu, para peneliti mengakui tingkat seseorang dalam mendefiniskikan stres pekerjaan berbeda-beda. Untuk itu, penemuan ini cukup sulit untuk diinterpretasikan. Jangan salahkan stres pekerjaan dulu jika berat badan kita naik.

Masih belum jelas apakah orang-orang yang sedang stres jadi makan banyak untuk merespon kecemasan mereka dan apakah lingkungan kerja yang baik juga bermanfaat pada kesehatan sepenuhnya.

sumber : http://health.kompas.com/read/2015/06/09/065050323/Jangan.Salahkan.Pekerjaan.Jika.Berat.Badan.Kita.Naik?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp