Equityworld futures-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Ade Komarudin, siang ini kunjungan kerja ke Gudang Bulog Divre Jakarta di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Mengenakan seragam safari kelir hitam, Akom, sapaan akrabnya, langsung masuk ke gudang beras tempat penyimpanan beras impor asal Vietnam. Akom datang ke gudang pada pukul 12.30 WIB.

Dalam rombongan tersebut tampak Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo, Wakil Ketua Komisi IV Viva Yoga Mauladi. Sementara dari direksi Bulog yakni Direktur Pengadaan Wahyu, dan Direktur Komersial Fazri Santosa.

“Saya ingin lihat beras impor, yang Vietnam berapa ton?,” kata Akom begitu tiba di lokasi gudang.

“Ini satu gudang semua beras Vietnam. Yang masuk di gudang Jakarta 30.000 ton, yang di gudang ini 10.000 ton. Jenisnya beras dengan broken (pecah) 15%. Harganya Rp 7.900/kg,” kata Kepala Bulog Divre Jakarta, Agus Dwi Hindarto menjelaskan.

“Kenapa Raskin kita harus impor?” ujar Akom lagi.

“Kita masih pengadaan terus dari petani, kita sekarang sudah serap 45.000 ton dari petani. Tahun lalu hanya 30.000 ton saja,” ungkap Iqbal.

Pada kesempatan tersebut, Kokom bertanya soal kenapa Bulog harus mengimpor beras Vietnam, sementara pemerintah menyebut produksi beras tengah surplus.

“Ini kan Menteri Pertanian bilang surplus, kok impor?” kata Akom lagi.

Direktur Pengadaan Bulog, Wahyu, menjelaskan bahwa stok beras Vietnam yang ada saat ini merupakan sisa impor tahun lalu.

“Ini beras impor tahun lalu, kita simpan sebagai stok. Penyerapan dalam negeri jalan terus, sudah 1,45 juta ton sampai hari ini, dari target 2 juta ton. Impor ini memang kebijakan pemerintah, karena ada El Nino jadi antisipasi defisit tahun lalu,” jelas Wahyu.

Selesai meninjau gudang beras, Akom dan rombongan langsung menuju ke fasilitas pendingin penyimpanan daging impor milik Bulog.

 

Sumber: Detik.com