Equityworld Futures – DPR sudah mengesahkan perubahan Peraturan DPR tentang Tata Tertib terkait aturan kunjungan kerja (kunker).

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menjamin kunker yang boleh dilakukan saat masa sidang tak akan mempengaruhi kehadiran wakil rakyat di rapat.

“Saya kira enggak juga (kehadiran makin minim). Bisa kita atur. Apalagi di masa sekarang, saat pembahasan APBNP dan APBN 2017.

Kita akan lebih banyak bekerja di sini (Gedung DPR),” kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/6/2016).

Banyak diantaranya laporan hasil Kunker Anggota DPR yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya.
“Itu (audit kunker DPR) masuk dalam bagian audit yang sedang kita kerjakan, yang kita audit dari 1 Januari sampai 31 Desember 2015,” kata Ketua BPK Harry Azhar Azis di Jakarta, kemarin.

 

equityworld futures

 

 

 

 

 

kunker DPR itu merupakan bagian dari audit tahunan lembaga DPR.

Harry menjelaskan, audit kunker DPR itu merupakan bagian dari audit tahunan lembaga DPR,

termasuk juga audit keuangan DPR yang hasilnya akan diserahkan ke DPR pada bulan Juni 2016 mendatang.

Terkait absen di paripurna, Fadli mengakui bahwa kehadirannya tidak mungkin 100 persen. Absennya para anggota dewan pun diyakini terkait pekerjaan. “Kalau ada anggota yang tidak hadir, saya yakin mereka bekerja, misalkan ada kunjungan di dapil. Menurut aturan kan kuorum,” ucap Waketum Gerindra ini.

Menurut Fadli, perubahan aturan ini bisa membuat anggota dewan lebih fleksibel ke dapil. Selama ini, kunker hanya diatur saat masa reses selama dua pekan.  “Dengan perubahan ini, bisa di dalam atau luar masa reses. Jadi lebih fleksibel,” ujar Fadli.

Sebelumnya diberitakan, perubahan aturan yang digodok Baleg ini sudah disahkan di rapat paripurna hari ini. Peraturan DPR 1/2014 hanya diubah satu pasal yaitu pasal 211.

Berikut bunyi aturannya:
Pasal 211

(2) Kunjungan kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa:

a. kunjungan kerja ke daerah pemilihan pada masa reses;
b. kunjungan kerja ke daerah pemilihan pada masa reses atau pada masa sidang DPR, dan
c. kunjungan kerja pemilihan di luar masa reses dan di luar masa sidang DPR

Equityworld Futures

Sumber : detik.com