Masih di Bawah 4.750, IHSG Belum Kembali ke Teritori Positif

Equityworld futures-Bursa Amerika ditutup menguat pada Jumat, indeks Dow Jones menguat 65,4 poin (+0,38%) ke 17.500,94, indeks S&P 500 menguat 12,28 poin (+0,60%) ke 2.052,32, dan indeks Nasdaq menguat 57,02 poin (+1,21%) ke 4.769,56. Penguatan bursa Amerika dipicu meningkatnya penjualan rumah di bulan April 2016, menjadi kenaikan 2 bulan berturut-turut. Selain itu penguatan didorong oleh penguatan dari saham-saham sektor kesehatan dan teknologi.

Bursa Eropa ditutup menguat 42,94 poin (-1,47%) ke 2.962,16 dipicu menguatnya harga komoditas seperti minyak.

Harga minyak mentah WTI melemah 0,41 poin (-0,85%) ke US$ 47,75/barel. Sedangkan harga minyak mentah Brent melemah Jumat kemarin di US$ 48,72/barel, melemah 0,09 (-0,18%).

Harga kontrak CPO untuk bulan Agustus menguat 8 poin (0,32%) ke 2.527. Sentimen positif untuk CPO adalah laporan dari Intertek yang menyatakan ekspor Malaysia 1 – 20 Mei 2016 yang naik 6,5% menjadi 785.757 ton. Serta pengiriman CPO periode yang sama naik 9,4% menjadi 792.393 ton.

IHSG ditutup di level 4.711,88 menguat 7,66 poin (+0,16%). Selama berada di bawah 4.750, IHSG masih belum kembali ke teritori positif, sehingga berpeluang untuk menguji support di bawahnya yaitu sekitar 4.600 dalam jangka menengah.

Technical View:

  • KKGI, KINO, PPRO, ELSA masih berpotensi melanjutkan trend naik.
  • Saham SMBR dari #kopipagi 20 Mei 2016 sudah menguat sekitar 8.5% dan mencapai target di area 500. Target berikutnya di area 550-600.
  • Untuk sementara, waspadai sektor konstruksi, secara teknikal cenderung rawan profit taking jangka pendek.

Newsflash:
Rupiah melemah dipicu kekhawatiran kenaikan suku bunga Amerika. Selain itu juga pertumbuhan dalam negeri masih mixed, ada data yang meningkan tetapi ada juga data yang menurun seperti prediksi pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, pelemahan rupiah juga dipicu oleh rencana Brexit atau rencana keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Jika terjadi, maka akan ada tekanan terhadap poundsterling yang bisa menyebabkan instabilitas di pasar keuangan global.

Broker Credit Suisse Securities Indonesia tercatat transaksi senilai Rp 7,96 T seminggu kemarin. Saham yang paling banyak dibeli oleh broker Credit Suisse adalah LPPF dengan nilai Rp 899 M.

Belanja iklan pada kuartal I-2016 naik 24% menjadi Rp 31,5 T dari Rp 25,4 T. Yang paling agresif dalam pengeluaran untuk belanja iklan adalah merk rokok Dunhill dan Djarum Super Mild.

Harga timah semakin melemah disebabkan tingginya stok timah. Namun pada tahun ini pemangkasan produksi timah di Indonesia bisa memicu naiknya harga timah.

Semen Tonasa anak perusahaan dari SMGR akan membidik kebutuhan semen pasar Filipina. Direktur Utama Semen Tonasa, Andi Unggul Attas, berencana untuk mengekspor sebanyak 10 ribu ton semen.

ANTM mulai mengoperasikan electric smelting furnace (ESF) no. 2 dengan dilakukannya switch on pada 20 Mei 2016. Diperkirakan akan meningkatkan produksi feronikel sekitar 9000-1000 Tni.

BJBR menargetkan peningkatan kredit mikro untuk usaha mikro kecil dan menengah mencapai Rp 6,4 T. Menurut Direktur Utama Bank BJB, Achmad Irfan, UMKM mempunyai peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

TOWR tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2015, sebagian laba akan digunakan untuk melunasi akuisisi 2500 menara EXCL yang jatuh tempo akhir Juni. Sejak 2012, rencana penerbitan saham tanpa HMETD sudah disetujui para pemegang saham, namun belum bisa dipastikan kapan pelaksanaannya,

SSIA menunda pengembangan lahan di Subang dari 2017 ke 2019 disebabkan lamanya pembebasan lahan.

BUMI berencana melakukan voting perdamaian dengan kreditur pada 6 Juni. Rencana perdamaian itu, BUMI berencana membayar utang dengan saham. Masing-masing kreditur yang nantinya akan memiliki saham BUMI punya hak untuk mencalonkan 1 direksi dan 1 dewan komisaris perusahaan.

Sumber: Detik.com