Equity World Futures -Tidak hanya fokus pada konstruksi dan infrastruktur, perusahaan asal Fuzhou, China, CSCEC Strait juga memiliki pabrik material. Hasil produksi pabrik ini juga digunakan dalam proyek mereka sendiri.Pabrik yang terletak di wilayah Mingqing, Fuzhou, Provinsi Fujian ini merupakan bagian dari proyek Mingqing Industrial Park seluas 1.456 hektare, proyek besar yang dibangun oleh China State Construction, induk perusahaan CSCEC Strait. Proyek yang diperkirakan selesai tahun 2020 ini akan mencakup exhibition center, trading center, business hotel, e-commerce, serta apartemen.


Pabrik CSCEC (Novi/Detik)

Proyek ini menerapkan konsep green building, dengan fokus utama pada penelitian dan pengembangan (litbang). Salah satu gedung pabrik yang telah selesai dibangun memproduksi pre-cast concrete (PC) atau beton pra-cetak yang akan ditawarkan kepada para kontraktor. Hasil produk pabrik ini juga digunakan dalam proyek konstruksi yang didalangi CSCEC Strait sendiri.

“Produksi material sendiri, kemudian langsung dibangun,” terang manajer proyek kompleks industrial park ini, Wang Yao kepada rombongan wartawan Indonesia di Fuzhou, China pada Kamis (12/5/2016).

Total biaya konstruksi pabrik ini mencapai 300 juta RMB. Salah satu keunggulan pabrik PC ini ialah ramah lingkungan, termasuk menerapkan sistem pengolahan limbah dan teknologi daur ulang limbah padat.

“Keunggulan pabrik ini adalah penghijauan. Mengurangi penggunaan air, mengurangi sampah dan material tidak terpakai. Keunggulan lainnya dari pabrik ini ialah penggunaan energi matahari, untuk menggerakkan mesin pembuat beton. Kemudian material yang tidak digunakan akan didaur ulang,” terang Wang.

Pabrik ini memproduksi jenis beton pracetak yang beragam, seperti concrete sheer wall, prefabrikasi laminated board, prefabrikasi kolom, prefabrikasi balok, prefabrikasi tangga dan produk material lain yang ukurannya tergantung pesanan. Ada beberapa gedung di kompleks ini dan dalam satu gedung pabrik seluas 30 ribu meter persegi, terdapat 30 pekerja.

“Barang produksi (pabrik ini) telah sesuai standarisasi (pemerintah China),” sebut Wang.

Wang menyebut, teknologi canggih digunakan di dalam pabrik ini, antara lain alat pelacak surya tiga dimensi, green mixing station, serta mesin steel mesh otomatis. Teknologi tersebut diklaim baru pertama digunakan di China oleh pabrik milik CSCEC Strait ini.

Per tahunnya, pabrik ini mampu memproduksi hingga 330 ribu meter kubik material. Sedangkan usia produk diklaim mampu dua kali lipat lebih lama dari produk material biasa.


Proyek kantor baru CSCEC Strait Fuzhou (Novi/Detik)

Salah satu proyek yang menggunakan produk material pabrik ini adalah pembangunan kantor pusat CSCEC Strait yang baru di Distrik Ma Wei, Fuzhou. Kantor baru ini terdiri atas dua gedung masing-masing setinggi 25 lantai, yang dihubungkan oleh bangunan setinggi 4 lantai yang terletak di antara kedua gedung.

Tinggi bangunan bernama CSCEC Strait Office Tower ini akan mencapai 98,7 meter dengan total luas bangunan mencapai 100 ribu meter persegi. Pembangunan proyek dengan nilai total 500 juta RMB ini telah mencapai tahap topping off pada Februari lalu. Dijadwalkan serah terima gedung akan digelar Desember mendatang.

“Sudah tahap finishing. Sudah nyaris jadi,” terang manajer proyek CSCEC Strait Office Tower, Cai Qing, kepada rombongan wartawan Indonesia di lokasi proyek pada Jumat (13/5/2016).

CSCEC Strait atau China Strait Construction and Development Co., Ltd adalah perusahaan regional yang berkantor di Fuzhou, Provinsi Fujian. Kini, CSCEC Strait berminat mengembangkan proyek ke luar negeri, salah satunya menggarap infrastruktur di Indonesia yang dianggap sebagai pasar potensial untuk konstruksi di kawasan Asia Tenggara.

sumber : detik.com