Equityworld Futures

Paskibraka perwakilan Jawa Barat, Gloria Natapradja Hamel, tidak bisa ikut sebagai Paskibraka

2016 untuk upacara HUT RI di Istana Merdeka karena masalah kewarganegaraan.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengatakan,

Gloria selama ini hanya memegang paspor Prancis, dan Surat Izin Tinggal Sementara di Indonesia.

Imam mengatakan, ditolaknya Gloria untuk dikukuhkan sebagai Paskibraka 2016 sudah sesuai undang-undang.

Selama ini, orang tua Gloria tidak pernah mendaftarkan anaknya menjadi WNI.

“Ya alasan undang-undang. Karena setelah empat tahun setelah undang-undang itu diberlakukan,

setiap anak seperti Gloria itu didaftarkan oleh orang tuanya menjadi Warga Negara Indonesia.
Nyatanya belum didaftarkan,” kata Imam saat ditemui usai sidang tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2016).

Imam menjelaskan, faktanya selama ini Gloria hanya memegang paspor Prancis,

tidak pernah memiliki paspor Indonesia. Status Gloria di Indonesia juga hanya untuk tinggal sementara hingga 2021.

“Hanya punya paspor Prancis dan punya surat izin tinggal sementara di Indonesia sampai 2021,” kata Imam.

“Jadi, ini sebenarnya murni soal surat saja,” tambahnya.

Dijelaskan Imam, terlepas ini dari kasus Gloria, setiap yang akan menjadi Paskibraka harus terdaftar sebagai WNI.

“Meskipun dia belum 18 tahun, tapi faktanya dia kan masih punya paspor Prancis.

Terlepas ini bukan persoalan Gloria,” kata Imam.

Ke depan, ditegaskan Imam untuk seleksi Paskibraka akan dilakukan lebih ketat lagi.

Termasuk memverifikasi soal data kewarganegaraan.

“Ke depan akan lebih ketat lagi, lebih teliti dan detil lagi,” katanya.

sumber : detik.com