Jakarta -Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dilaporkan ke Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri oleh pemilik kapal MV Hai Fa yang diduga mengangkut ikan ilegal dari laut Indonesia, beberapa waktu lalu. Padahal dirinya melakukan pemberantasan pencurian ikan, namun justru kena tuntutan hingga Rp 1 triliun.

Susi memohon Presiden Jokowi segera membuat peraturan untuk melawan praktik illegal fishing seperti yang sudah diterapkan di AS. Bila ada payung hukum ini, aparat di lapangan langsung eksekusi semua pelaku illegal fishing di tengah laut.

Hal ini agar para aparat kementeriannya tak lagi jadi bulan-bulanan penuntut hukum dalam menuntut illegal fishing. Ia mencontohkan kasus kapal pencuri ikan Hai Fa yang hanya dihukum ringan, dan kini bebas melenggang ke luar negeri. Kapal Hai Fa hanya didenda Rp 200 juta, bersama 900 ton udang dan ikan, termasuk 66 ton Ikan Hiu yang dilarang ditangkap di Indonesia.

“Jadi saya sudah tidak bisa apa-apa. Yang tersisa malah sekarang adalah tuntutan mereka atas ganti rugi berhentinya mereka beroperasi yang mencuri ikan kita yang ditujukan pada saya sebesar Rp 1 triliun,” kata Susi dalam pemaparan Kementrian KKP di dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, Selasa (16/6/2015)

Terkait tuntutan itu, Susi akan meminta Jaksa Agung mewakili atau kementeriannya akan melakukan pembelaan. “Tapi di sini jelas-jelas bahwa penegakan hukum di sini masih belum melihat konsensus nasional sebagai kepentingan nasional,” katanya.

sumber : http://finance.detik.com/read/2015/06/16/180049/2944102/4/menteri-susi-berantas-pencurian-ikan-malah-dituntut-rp-1-triliun?f991104topnews