1755133Perakitan-TDK780x390SERANG,  – Wacana pemerintah tentang meningkatkan kandungan komponen lokal hingga 40 persen melalui Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) disebut bisa menggairahkan industri lokal. CEO PT Tridharma Kencana (TDK) Hendryk L. Karosekali ini bisa jadi langkah awal menuju produksi sendiri.

Di Tiongkok, menurut bos TDK itu, perkembangan industri lokalnya dimulai dari layanan perakitan perangkat elektronik (EMS-electronic manufacturing service). Seiring banyaknya brand-brand besar yang masuk dan menyerahkan proses perakitannya pada EMS, terjadi proses pembelajaran.

Pengetahuan yang diperoleh dalam proses perakitan itu pun bisa digunakan untuk mengembangkan produk sendiri.

“Kalau lihat di China, dulu yang terjadi ya EMS seperti ini,” terangnya di hadapan wartawan yang mengunjungi pabrik TDK di Serang, Rabu (18/3/2015).

“Dengan adanya TKDN, EMS ini bisa berkembang. Dari sini kemudian akan terjadi transfer knowledge, setelah itu baru kita bisa mulai membuat sendiri,” imbuh Hendryk.

Namun dia mengakui untuk menuju produksi yang mandiri masih butuh waktu lama. Masih banyak yang mesti dikembangkan dan dipelajari. “Mungkin 10 tahun lagi,” pungkasnya.

TDK yang dipimpinnya pun saat ini bercita-cita merambah perakitan casing ponsel, sehingga tidak hanya merakit dari komponen yang sudah jadi.

“Kalau casing tinggal molding-nya saja, plastiknya kan di dalam negeri banyak. Kita akan siapkan sementara ke casing depan dan belakang dulu. Kemudian kita akan coba ke SMT (surface-mount technology),” imbuhnya.

Perakitan yang dilakukan selama ini, menurut Hendryk menggunakan komponen yang sudah siap dipasang. Bila menguasai SMT, vendor bisa mengirimkan printed circuit board (PCB) saja untuk kemudian dirakit oleh EMS.

Saat ini, TDK menangani perakitan perangkat elektronik seperti air conditioner, TV LED, set top box, smartphone, feature phone dan base station untuk perangkat komunikasi.

Mereka juga tengah membangun gedung baru guna memperbesar kapasitas produksinya. Saat gedung ini mulai beroperasi, pabrik yang terletak di Serang itu berharap bisa merakit lebih dari 20.000 ponsel sehari.

Totalnya ada empat gedung baru yang akan berdiri di atas lahan seluas 8.000 meter persegi.TDK mengucurkan dana sekitar 3 juta dollar AS atau kurang lebih Rp 39 miliar untuk pembangunan gedung saja.

sumber : KOMPAS.com