Equityworld futures – Jakarta – Wacana duet Tri Rismaharini-Djarot Syaiful Hidayat untuk Pilgub DKI 2017 muncul dari PDIP. Muncul Duet Risma-Djarot

 

Hal itu disambut baik oleh PPP yang sudah menyatakan tidak mendukung Ahok.

“Ya kan PDIP memang bisa calonkan sendiri, jadi kalau memang diusung Risma-Djarot itu bagus menurut saya,” kata Sekjen PPP Arsul Sani kepada wartawan, Rabu (7/9/2016).

PDIP yang memiliki 28 kursi di DKI memang menjadi satu-satunya partai yang bisa mengusung pasangan calon sendiri tanpa berkoalisi.

 

Bila PDIP mengusung calon sendiri, berarti parpol lain yang tidak mendukung Ahok akan berkoalisi sendiri.

“Kalau kemudian menjadi ada 3 calon maka juga tidak apa-apa. Cuma kemungkinan pilgub akan jadi 2 putaran,” ujar anggota Komisi III DPR.

Dengan adanya 3 pasangan calon, maka warga DKI punya lebih banyak pilihan. Hal itu dianggap lebih baik oleh PPP.

“Yang jelas masyarakat bisa punya variasi pilihan dan suhu politik menurut saya akan lebih adem daripada kalau head to head 2 calon,” ungkap Arsul.

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira membuka kemungkinan duet Risma-Djarot di Pilgub DKI 2017.

Apalagi, pada Selasa (6/9) kemarin, Risma menjadi pembicara dan Djarot sebagai peserta sekolah partai PDIP.

“Ya mungkin saja ketika Bu Risma ditugaskan oleh partai.

Kan Ibu tadi bilang di sekolah partai, Bu Risma, urusan Pilkada ini urusan ketua umum,” kata Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira kepada wartawan, Selasa (6/9/2016).

 

 

Sumber: detik.com