Equityworld Futures – Sebastian Vettel belum mampu mencatatkan prestasi yang oke sejak pindah ke Ferrari.

Musuh driver asal Jerman itu disebut dirinya sendiri.Dalam dua musim bersama Ferrari, Vettel gagal menggeser dominasi duo Mercedes, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg.
Di musim 2015, dia finis di posisi tiga klasemen akhir. Sementara setahun setelahnya menempati posisi empat.Vettel baru tiga kali memenangi seri GP Formula 1, yang semuanya digapai di musim 2015.
Raihan terbaik di musim 2016 adalah tiga kali posisi runner-up.Eks rekan Vettel di Red Bull, Daniel Ricciardo, mengungkapkan bahwa Vettel cukup frustrasi dengan kiprahnya di Ferrari.
Pebalap asal Australia itu juga menunjukkan musuh terbesar dari pebalap 29 tahun itu.”Saya pikir Seb cukup unik. Dia merupakan orang yang hidup dan bernapas lebih dari orang kebanyakan,
dan Anda tahu, sepertinya sebagian besar hidupnya untuk olahraga dan menjadi juara dunia,” kata Ricciardo di The Age.”Dan sekali lagi itu bukan hal buruk. Tapi saat suatu hal yak bisa berjalan seperti yang Anda inginkan,
itu membuat frustrasi…suatu hal bisa dibangun karena itu merupakan apa yang benar-benar Anda cari dalam hidup.””Saya pikir untuk dia, dia mempunyai mimpi dengan Red Bull, Anda tahu salah satu laju paling bagus dalam sejarah,
empat gelar juara dunia secara berurutan.””Jadi saya berpikir untuknya, dia mungkin berharap untuk mempunyai mimpi yang dikejar bersama
Ferrari dai itu tidak segera datang seperti yang dia inginkan.””Yah, itu frustrasi, tapi dia sangat bertalenta. Saya berpikir bahwa terkadang dia sendiri
merupakan lawan terburuknya dalam hal sisi frustrasi…Saat dia bisa tenang, maka dia bisa bagus,” imbuhnya.
Musuh driver asal Jerman itu disebut dirinya sendiri.
merupakan lawan terburuknya dalam hal sisi frustrasi…Saat dia bisa tenang, maka dia bisa bagus,” imbuhnya.
Musuh driver asal Jerman itu disebut dirinya sendiri.