obligasi ausi jatuhDolar naik hari keempat, mencapai level tertingginya hampir dalam enam tahun terakhir terhadap yen, karena data harga lebih lemah dari perkiraan di China menyoroti proyeksi divergen untuk ekonomi terbesar di dunia. Saham Eropa dan obligasi naik dan gandum jatuh dengan minyak.

Indeks Spot Dollar Bloomberg naik sebesar 0,1 persen pukul 08:13 di London seiring greenback ditransaksikan di level 107,04 yen, terbesar sejak 22 September, 2008 Indeks Stoxx Europe 600 naik untuk pertama kalinya dalam empat hari terakhir dan Indeks Standard & Poor 500 Index berjangka turun sebesar 0,1 persen. Saham China turun pasca laju inflasi melambat menjadi 2 persen pada Agustus lalu. Treasury imbal hasil tenor 10-tahun turun dua basis poin, sementara serupa dengan obligasi Jerman turun 1 basis poin. Gandum turun ke level terendahnya sejak tahun 2010 silam. minyak mentah Brent turun 0,4 persen.

Indeks dollar menguat sebesar 4,5 persen kuartal ini di tengah spekulasi bahwa data tersebut mendukung Federal Reserve untuk meningkatkan tingkat suku bunga lebih cepat dari jadwal sementara ekonomi China, Jepang dan Eropa memerlukan dukungan tambahan. Harga produsen China jatuh 1,2 persen pada Agustus kemarin, lebih dari 1,1 persen perkiraan dalam survei Bloomberg turun. Sebuah lonjakan data tenaga kerja kerja Australia menjadi 121.000 bulan lalu, naik lebih dari delapan kali lipat dari diprediksi para ekonom sebesar 15.000 peningkatan (izr)

Sumber: Bloomberg