google pakai unta peta padang pasirDalam proyek Street View, Google mendokumentasikan jalanan dengan menggunakan mobil (Google Street View Car). Namun, untuk daerah-daerah yang sulit dijangkau, Google terpaksa harus menggunakan moda transportasi lain, salah satunya adalah unta.

Hewan gurun pasir ini dipakai oleh Google untuk memetakan Gurun Liwa di Uni Emirat Arab. Dalam blog resmi Google, Gurun Liwa disebut sebagai salah satu lanskap yang mengagumkan di dunia dan layak untuk didokumentasikan.

Dalam video yang diunggah di YouTube, tampak seekor unta yang punggungnya dipasangi modul kamera Trekker yang memotret panorama 360 derajat. Modul yang sama juga dipasang di Google Street View Car.

“Untuk menghadirkan pemandangan padang pasir ini ke Street View, kami memasang Trekker di atas punggung unta yang merekam gambar sambil berjalan,” tulis Google di blognya, Selasa (7/10/2014).

“Dengan menggunakan unta, kami bisa mengambil gambar seotentik mungkin dan meminimalkan kerusakan di lingkungan yang rapuh ini,” demikian tulis Google.

Hasilnya, pengguna bisa merasakan sensasi sedang menunggangi unta yang diketahui bernama Raffia itu, mengarungi lautan pasir. Bayangan Raffia juga selalu terlihat bersamaan dengan pawangnya.

Proyek Google Street View memang berupaya untuk mengajak penggunanya menjelajah tempat-tempat yang susah dijangkau banyak orang, seperti Kutub Utara dan Kepulauan Galapagos.

Di Indonesia, Google telah memetakan terumbu karang di kepulauan Nusa Tenggara Barat dengan menggunakan peralatan selam khusus yang menampung modul kamera Google Street View.

 

Sumber : Kompas.com