Equity World Futures – Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menyampaikan keluhannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena tidak mampu menstabilkan harga gula di bawah Rp 12 ribu per kilogram sesuai harapan pemerintah.

Pria yang akrab disapa Pakde Karwo itu menyebut adanya pabrik gula yang menjual gulanya ke distributor di atas harga dari ketentuan pemerintah.”Saya tadi ditanya Presiden (Jokowi). Ya saya laporkan. Mohon maaf Pak Presiden, saya tidak bisa melaksanakan Rp 12 ribu, karena orangnya pemerintah di PTP menjual gulanya ke distributor Rp 13.250 per Kg,” kata Soekarwo kepada wartawan usai acara buka bareng forum pimpinan daerah (Forpimda) Jawa Timur bersama anak yatim piatu di gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Kamis (9/6/2016).Laporan dari Gubernur Jatim tentang pabrik gula yang menjual gulanya ke distributor di atas Rp 13.000 per kg sempat membuat Presiden Jokowi terkejut.

“Loh masak? iya pak. Itu anak buahnya Bu Rini (Menteri BUMN). Ta ngonokno (saya sampaikan seperti itu),” ujarnya.

Pakde Karwo menegaskan, stok gula di Jawa Timur sejauh ini sebetulnya aman. Namun permasalahannya adalah harga yang tidak bagus.

Pihaknya juga sudah melakukan pertemuan dengan berbagai pihak untuk menstabilkan harga gula menjadi Rp 11.750. Tapi faktanya, menstabilkan harga gula tidak mungkin terjadi, karena pabrik gula menjual produknya ke distributor di atas Rp 13 ribu.

“Lah kalau dari stok harganya di atas Rp 13.000, kan nggak bisa turun menjadi Rp 11.750,” terangnya.

“Saya minta ke KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) untuk ikut turun tangan, agar harga gula bisa ditekan lagi,” tandasnya..

sumber : detik.com