118 BUMN Keroyokan Bikin Pasar Murah hingga Mudik Gratis
Foto: dok. Kementerian BUMN
Jakarta -Sebanyak 118 BUMN secara bersama-sama menggelar pasar murah dan memberikan santunan kepada anak yatim dalam rangka menyambut Ramadan 2016.
Acara ini berada di bawah koordinasi Kementerian BUMN.Acara pasar murah dan pemberian santunan kepada anak yatim piatu yang dilakukan secara serentak di 538 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Setiap paket yang dijual berisikan 10 kg beras, 2 kg gula dan 2 liter minyak goreng. Hasil penjualan akan diserahkan kepada dewan pengurus masjid daerah setempat. Jumlah bantuan yang berhasil dibagikan dalam Safari Ramadan 1437 ini mencapai 504.800 paket sembako dan 86.000 paket santunan.

Bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, juga dilaksanakan istighosah dan tabligh akbar di Masjid Agung Garut yang dihadiri langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno dan 118 Direktur Utama BUMN (24/6) di Garut, Jawa Barat.

Pada acara itu, Rini menyampaikan terimakasih atas apresiasi dan dukungan berbagai pihak,

Berangkat dari hal itu, apa yang kita laksanakan hari ini adalah wujud komitmen BUMN dalam menjalankan tanggung jawab sosial (corporate social responsibility), sebagai bagian dari pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan bagi BUMN yang berada di bawah koordinasi Kementerian BUMN,” kata Rini dalam siaran pers, Jumat (24/6/2016).

Terlibat dalam kegiatan tersebut 6 BUMN yang berulang tahun di bulan Juni yaitu PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Kawasan Berikat Nusantara (PT KBN), PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (PT JIEP), PT Permodalan Nasional Madani (PT PNM), Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD),

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PT PPI) serta 2 BUMN lainnya yaitu PT Pegadaian, dan PT Pupuk Indonesia Holding Company (PT PIHC). Bersama kegiatan ini juga dilaksanakan khataman Al Quran oleh para anak yatim yang mendapatkan dukungan dari PT Pertamina.

Sementara itu kegiatan tabligh akbar juga diisi dengan penyerahan bantuan CSR

dimana PT Pertamina memberikan bantuan satu unit mobil jenazah untuk Masjid Agung Garut;

dari PT Jasa Raharja berupa satu unit mobil ambulans yang diserahkan kepada RSUD Garut; dari PT PGN berupa pembangunan sumur artesis untuk Masjid Agung Garut; dari PT Bank Mandiri berupa 2 buah kipas angin, 1 buah AC dan 3 unit blower yang diserahkan kepada Masjid Agung Garut,

3 unit motor sampah roda tiga yang diserahkan kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Garut, dan 4 unit mesin jahit dan 1 unit mesin obras yang diserahkan kepada organisasi PKK Kabupaten Garut; dari PT Pegadaian berupa sumur artesis yang akan diserahkan ke Desa Tanjung Jaya.

PT Taspen berupa 2 buah motor sampah; dari PT Telkom berupa 5 unit komputer yang terhubung internet dan multimedia projector yang akan diserahkan kepada Pondok Pesantren Nurul Huda; dari PT BRI berupa mesin pembuatan batako; dari PT Jasindo berupa bantuan renovasi tempat wudhu wanita di Masjid Agung Garut;

bantuan senilai Rp 100 juta untuk pembangunan Masjid Nurul Hakim Polres Garut,

dan bantuan penghijauan dan renovasi Taman Kota;

dari PT Semen Indonesia berupa 5.000 zak semen untuk Pondok Pesantren Nurul Huda; dari PT PLN berupa 1 unit mesin pencacah sampah dan 1 unit mesin pembuat pakan ikan;

serta PT Bank Tabungan Negara yang memberikan bantuan sebesar Rp 22,5 juta berupa kursi roda, santunan untuk 98 orang usia lanjut, dan santunan untuk 71 orang anak jalanan yang disalurkan melalui Dinas Sosial Kabupaten Garut.

Selain itu, selama bulan Ramadan BUMN juga menyalurkan bantuan dalam bentuk Pasar Murah, bakti sosial, sunatan masal, bantuan sarana pendidikan, bingkisan Lebaran, bantuan sarana dan prasarana peribadatan, pembagian takjil Ramadan, dan Mudik Bersama BUMN senilai Rp 55,4 miliar.

Dengan demikian total bantuan BUMN yang diberikan kepada masyarakat di seluruh Indonesia selama bulan Ramadan berjumlah sekitar Rp 139,88 miliar.

“Kegiatan Safari Ramadan BUMN ini diharapkan dapat membantu meringankan dan berbagi dengan masyarakat yang kurang beruntung kurang lebih 750 ribu kepala keluarga dan anak-anak yatim di seluruh kabupaten di Indonesia.

 

Simpan

Simpan