Menengok Pembangkit Listrik di Sungai Poso Yang Dibangun Grup Kalla
Equityworld Futures

Letak Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso II bisa dibilang lumayan terpencil.

Butuh sekitar 6 jam perjalanan darat dari Kota Palu untuk mencapai pembangkit yang berada di Desa Sulewana, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso tersebut.Jalan dari kabupaten Poso sendiri menuju lokasi ditempuh selama kurang lebih 2 jam,

dengan jalur beraspal mulus yang menanjak dan meliuk melintasi pegunungan jalan Trans Sulawesi.PLTA Poso II merupakan pembangkit yang dibangun dan dioperasikan oleh PT Poso Energy,

salah satu anak perusahaan milik Grup Kalla di sektor energi.Sejak selesai dibangun pada September 2012 silam, PLTA ini menjadi penopang listrik di wilayah Sulawesi Tengah.

Berkapasitas 3 x 65 Mega Watt (MW), pembangkit ini memasok listrik di provinsi yang memiliki beban puncak 135 MW tersebut.

Menurut Direktur Poso Energi, Alimuddin Sewang, selain memasok kebutuhan Sulawesi Tengah,

PLTA Poso II juga memasok listrik untuk wilayah Sulawesi Selatan sebesar 120 MW.”Produksi listrik kita sebenarnya 195 MW dengan 3 turbin, atau 3 x 65 MW.

Namun karena kontrak dengan PLN dalam setahun 845 GW (Giga Watt) setahun,
maka kita hanya menyalurkan ke transmisi sebanyak itu sesuai kebutuhan,” katanya, ditemui di PLTA Poso II, Selasa (16/8/2016).Lewat transmisi yang dibangun sendiri oleh perusahaan Grup Kalla lainnya, PT Bukaka Teknik,

listrik dialirkan ke jaringan transmisi Sulawesi Selatan lewat gardu Induk di Kabupaten Palopo,
Sulawesi Selatan sepanjang 208 kilometer (km) dengan tegangan 275 kilovolt (kV). Sementara untuk transmisi tegang 115 kV ke Kota Palu sepanjang 32 km dibangun oleh PLN.

Alimuddin mengungkapkan, proses pengerjaan konstruksi hingga pengoperasian dilakukan sendiri.

Sehingga PLTA Poso II ini merupakan pengalaman pertama bagi mereka

 

sumber : detik.com

Simpan