Equityworld futures – London – Penumpang maskapai Inggris, British Airways, terpaksa menghadapi penundaan penerbangan yang dipicu gangguan komputer saat layangan check-in. Penerbangan British Airways Tertunda

 

Situasi diperburuk oleh unjuk rasa di Bandara London City, dengan demonstran memaksa masuk hingga landasan untuk mengganggu penerbangan.

British Airways yang dimiliki oleh International Consolidated Airlines Group, meminta maaf kepada para penumpang atas terjadinya penundaan penerbangan.

 

British Airways juga mengimbau para penumpang untuk check-in secara online sebelum datang ke bandara.

Dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters, Selasa (6/9/2016), pihak British Airways berusaha melayani check-in

penumpang di dua bandara lainnya, yakni Bandara Gatwick dan Bandara Heathrow, meskipun prosesnya sedikit lebih

memakan waktu dari biasanya.

Baca juga: Setelah 9 Tahun, British Airways Buka Kembali Penerbangan Langsung ke Iran

Penundaan sejumlah penerbangan British Airways juga terjadi hingga ke San Francisco, Washington DC dan Atlanta di Amerika Serikat.

Namun British Airways tidak mengomentari hal itu dalam pernyataannya.

“Masalah besar pada komputer berdampak pada British Airways di seluruh AS,” tutur salah satu pengguna Twitter bernama John Bevir.

Di London, sejumlah penerbangan di Bandara London City juga mengalami penundaan. Demonstran menyerbu masuk dan menduduki landasan bandara.

“Saat ini, kami mengalami gangguan untuk seluruh penerbangan karena demonstran di bandara. Polisi telah dikerahkan ke lokasi,” demikian pernyataan pihak Bandara London City.

Baca juga: Pesawat Penumpang Nyaris Ditabrak Drone di Bandara Inggris

Polisi menyebut, sembilan demonstran mengunci diri di landasan.

“Polisi tengah berunding dengan mereka. Kami menunggu kedatangan tim khusus yang mampu ‘membuka kunci’ para demonstran,” imbuh kepolisian setempat.

Kelompok ‘Black Lives Matter‘ mengaku bertanggung jawab atas aksi unjuk rasa itu. “Bandara London City ditutup,” klaim mereka dalam pernyataannya.

 

 

Sumber: Detik.com