3D chrome Dollar symbol

4. Jenis dan Spesifikasi Kontrak yang Diperdagangkan

 4.1. Jenis Kontrak yang Diperdagangkan

 Kontrak Berjangka yang saat ini diperdagangkan di Bursa Berjangka Jakarta selaku penyelenggara perdagangan berjangka yang telah memperoleh izin usaha dari BAPPEBTI adalah kontrak berjangka produk hasil pertanian (olein, CPO, dan kopi robusta), produk pertambangan (emas), dan produk financial (mata uang, indeks gabungan saham yang diperdagangkan di Bursa berjangka Luar Negeri).

 4.1.1. Kontrak Berjangka Olein (OLE)

 Olein (minyak goreng) adalah salah satu kebutuhan pokok bagi rumah tangga maupun industri makanan di Indonesia. Olein adalah hasil processing CPO.

  • Oleh karena harga CPO naik turun, harga olein ikut naik turun.
  • OLE adalah kontrak yang digunakan sebagai lindung nilai terhadap naik turunnya harga olein dan sarana berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga olein.
  • Dengan adanya OLE dan kontrak berjangka CPO di BBJ, OLE akan lebih bergairah karena adanya kemungkinan mengadakan intercommodity spread. Menjual olein dan membeli CPO atau menjual CPO dan membeli olein.
  • Speculator mendapat tambahan alternatif berinvestasi untuk mendapat keuntungan selain dari pasar saham, pasar obligasi, dan pasar keuangan.

4.1.2. Kontrak Berjangka Emas

 Sarana lindung nilai terhadap naik turunnya harga emas.

  • Sarana berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga emas.
  • Pengganti kontrak berjangka rupiah terhadap dollar yang belum ada. Kontrak berjangka itu dapat digunakan sebagai sarana lindung nilai terhadap naik turunnya rupiah terhadap dollar karena pergerakan harga emas sangat mirip dengan pergerakan mata uang.
  • Sarana berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan rupiah terhadap dollar.
  • Speculator mendapat tambahan alternatif berinvestasi untuk mendapat keuntungan selain dari pasar saham, pasar obligasi, dan pasar keuangan.
  • Perdagangan itu menghasilkan suatu referensi harga emas nasional agar masyarakat tidak menjual harga jauh dibawah harga emas internasional.
  • Para pengrajin emas dan pedagang emas membutuhkan pasokan emas yang tetap dan pasti dengan harga yang pasti pula (di hedge) sehingga berdampak pada makin tumbuhnya industri emas dalam negeri yang pada akhirnya menambah pemasukan devisa Negara.
  • Terwujudnya pasar kontrak berjangka yang baik sehingga menjadi wadah bagi para hedger yang bermain di luar negeri selama ini. Meng-hedger keluar negeri akan tidak fasible (layak) karena ada fluktuasi dollar.
  • Mutu emas yang digunakan untuk pemenuhan penyelesaian kontrak adalah berbentuk balok dengan kemurnian 99,99 % dari refinery yang diakui London Bullion Market Association (LBMA) dari dalam atau luar negeri. Di Indonesia, refinery yang diakui LBMA adalah PT Antam, Tbk.

4.1.3. Kontrak Berjangka Gulir Indeks Emas (KIE) 

  • KIE adalah indeks perbandingan antara harga penyelesaian kontrak gulir emas di BBJ dan harga emas Loco London dalam satuan gram. Angka indeks itu 100 % serupa dengan pergerakan nilai tukar dollar AS terhadap rupiah.
  • KIE merupakan suatu terobosan produk yang dibuat BBJ untuk mengakomodasi kebutuhan para investor yang memerlukan lindung nilai terhadap perubahan kurs dollar AS dan rupiah dalam jumlah yang tidak terlalu besar, termasuk untuk mengambil keuntungan dari pergerakan kurs dollar AS terhadap rupiah.
  • Oleh karena sifatnya yang dapat diperpanjang tanpa batas waktu dan harga yang ditawarkan adalah harga saat ini, perhitungan basis akan dilakukan setiap hari berdasarkan pada perbedaan tingkat bunga dollar AS dan rupiah.
  • Investor yang mempunyai posisi beli (long) akan dikenakan basis sebesar perbedaan tingkat bunga antara dollar AS dan rupiah.
  • Investor yang mempunyai posisi jual (short) akan mendapat basis sebesar perbedaan tingkat bunga antara dollar AS dan rupiah.

4.1.4. Kontrak Gulir Emas (KGE)

  • KGE dibuat sebagai jembatan sosialisasi bagi para investor yang lebih terbiasa dengan penawaran harga spot pada perdagangan fisik emas daripada dengan penawaran harga yang akan datang pada perdagangan berjangka.
  • Seperti pada perdagangan di pasar modal, KGE merupakan alternatif investasi investor yang biasa mengambil keuntungan dari spread jual dan beli dari harga saat ini.
  • KGE mengacu pada harga fisik emas Loco London yang menjadi referensi harga emas dunia seperti di Hongkong dan Singapura.
  • Perdagangan fisik emas berlangsung selama 24 jam dimulai dari Sydney pada pagi hari diteruskan ke Tokyo, Hongkong, Singapura, lalu ke London, dan berakhir di New York sebelum kembali ke Sydney.
  • Oleh karena sifatnya dapat diperpanjang tanpa batas waktu dan harga yang ditawarkan adalah harga saat ini, perhitungan basis akan dilakukan setiap hari sesuai perbedaan tingkat bunga antara emas dan rupiah.
  • Investor yang mempunyai posisi beli (long) akan dikenakan basis sebesar perbedaan tingkat bunga antara emas dan rupiah.
  • Investor yang mempunyai posisi jual (short) akan mendapat basis sebesar perbedaan tingkat bunga antara emas dan rupiah juga.

4.1.5. Kontrak Berjangka CPO

  • Kontrak berjangka CPO amat diperlukan mengingat industri minyak goring (olein) membutuhkan pasokan bahan baku CPO yang tetap dan pasti dengan harga yang pasti pula.
  • Kontrak berjangka CPO merupakan sarana lindung nilai terhadap naik turunnya harga CPO dan sarana berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan dan pergerakan harga CPO itu.
  • Dengan adanya CPO dan kontrak berjangka olein di BBJ, CPO akan lebih bergairah karena ada kemungkinan mengadakan intercommodity spread, yaitu menjual olein dan membeli CPO atau menjual CPO dan membeli olein.
  • Speculator mendapat tambahan alternatif berinvestasi untuk mendapat keuntungan selain dari pasar saham, pasar obligasi, dan pasar keuangan.
  • Meskipun penyelesaian dilakukan secara tunai (cash settlement), tetapi tersedia pula fasilitas tukar fisik dengan berjangka.

4.1.6. Kontrak Berjangka Kedelai (SOY) à saat ini belum diperdagangkan lagi

  • Untuk melengkapi produk kontrak berjangka olein (minyak goring) dan CPO, kontrak SOY pun diluncurkan.
  • Minyak kedelai merupakan salah satu substitusi dari olein. Biasanya jika harga kedelai naik, konsumen beralih ke olein atau sebaliknya.
  • Pemilihan kontrak kedelai sesuai dengan kontrak kedelai (Soybean Futures) yang ada di CBOT karena harga kedelai di CBOT merupakan salah satu referensi harga kedelai dunia.
  • Penyelesaian dilakukan secara tunai.
  • Sarana lindung nilai terjadi karena naik turunnya harga kedelai dan sebagai sarana berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga kedelai atau melalui selisih harga antara kedelai dan olein.
  • Speculator memiliki alternatif investasi.

4.1.7. Kontrak Berjangka Mini Kopi Arabika (ICA) (saat ini belum diperdagangkan lagi )

  • Jenis kopi yang dipilih sebagai acuan kontrak berjangka kopi adalah kopi arabika karena hamper 75 % produksi kopi di dunia merupakan kopi jenis itu. Indonesia menyumbang 10 % dari jumlah tersebut.
  • Kontrak ICA mengacu pada harga harga kontrak berjangka kopi arabika “C” di New York  Board Of Trade (NYBOT) karena harga kopi arabika di NYBOT merupakan salah satu referensi harga kopi di dunia.
  • Penyelesaian dilakukan secara tunai.
  • Sarana lindung nilai terhadao naik turunnyaharga kopi.
  • Sarana berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga kopi.
  • Speculator memiliki alternatif berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan.

4.1.8. Kontrak Berjangka Gula (SUR) (saat ini belum diperdagangkan lagi)

  • Gula dalam perekonomian Indonesia berperan sangat penting dan strategis karena menjadi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia.
  • Kontrak berjangka gula mengacu pada harga kontrak berjangka gula (white sugar) di London International Financial Futures Exchange (LIFFE) karena harga gula LIFFE merupakan salah satu referensi harga gula dunia.
  • Penyelesaian dilakukan secara tunai.
  • Sarana lindung nilai terhadap naik turunnya harga gula.
  • Sarana berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga gula.
  • Speculator memiliki tambahan alternatif berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan.

4.2. Spesifikasi Kontrak yang Diperdagangkan

Seperti sudah diketahui, semua ketentuan kontrak ditetapkan bursa, kecuali harga. Meski demikian, harga tidak sepenuhnya fleksibel. Semua bursa menetapkan harga kisaran pasti atau fluktuasi harga minimum.

Misalnya, harga futures emas hanya boleh bergerak dengan kisaran Rp.50,-/gram (Rp 50.000,-/satuan kontrak). Beberapa bursa menetapkan pula batas maksimum fluktuasi harga sejumlah kontrak berjangka dalam satu hari yang dikenal sebagai daily price limit (batas harga harian). Perdagangan akan dihentikan atau pembatasan lain diberlakukan jika fluktuasi harga mencapai batasnya. Mereka yang sependapat dengan daily price limit menyatakan bahwa pembatasan itu mengurangi dampak reaksi emosional atas informasi baru dan memberikan waktu lebih banyak kepada pasar untuk menyusun informasi baru secara lebih rasional. Selain batas harga harian, spesifikasi standar kontrak berjangka meliputi besarnya produk atau komoditi yang akan dijual atau dibeli, satuan perdagangan, tanggal penyerahan atau jatuh tempo, bentuk penyerahan, metode penyebutan harga (Quatation), dan banyak hal penting lainnya.

Intinya, kontrak berjangka yang ditetapkan bursa mempunyai spesifikasi dasar yang sama bagi setiap komoditi atau instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar berjangka. Instrumen itu adalah persyaratan yang berhubungan dengan harga (seperti jumlah, mutu, waktu, dan tempat penyerahan). Adapun spesifikasi kontrak tambahan (tertentu), umumnya berbeda-beda menurut karakteristik bursa. Spesifikasi kontrak itu mengenai kuotasi harga, fluktuasi minimum, limit harga harian, limit posisi, dan hari perdagangan terakhir.

4.2.1. Spesifikasi Dasar Kontrak Berjangka

  • Besaran Lot (Contract Unit)

Setiap kontrak berjangka mempunyai standar unit perdagangan yang ditetapkan bursa. Umumnya, setiap bursa menetapkan unit kontrak atau besaran lot berdasarkan pada kebiasaan dan praktek perdagangan fisik komoditi yang bersangkutan. Misalnya, unit kontrak emas adalah 1 kg (1000 gram)/ lot.

  • Mutu (Quality)

Mutu komoditi yang dapat diserahkan dalam kontrak berjangkayang ditetapkan bursa umumnya berdasarkan standar (spesifikasi teknis) mutu yang diakui dan dikenal secara internasional. Misalnya, mutu emas adalah 99,99 % atau kurang, ia wajib membayar premium atau discount sesuai ketentuan.

  • Waktu dan Tempat Penyerahan (Time and Place of Delivery)

Semua bulan dan tempat penyerahan untuk setiap komoditi dalam kontrak berjangka ditetapkan bursa berdasarkan karakteristik komoditi yang bersangkutan. Dasar pertimbangan dalam penentuan bulan penyerahan kontrak untuk komoditi agro (pertanian) adalah keadaan iklim yang berkaitan dengan masa tanam, panen, dan pemasaran sepanjang tahun, serta konsentrasi volume perdagangan dan masa perdagangan yang lamban.

Adapun penetapan tempat (lokasi) penyerahan umumnya berdasarkan tempat yang memiliki sarana dan fasilitas yang dilengkapi alat transportasi, gudang, dan pelabuhan, serta merupakan pusat produksi atau pemasaran dalam perdagangan fisik komoditi yang bersangkutan. Misalnya, bulan kontrak (penyerahan) untuk kedelai di CBOT adalah Januari, Maret, Mei, Juli, Agustus, September, dan November.

Sebagian besar kontrak berjangka tidak menyediakan masa (bulan) kontrak untuk seluruh bulan sepanjang tahun. Oleh karena itu, jika terlalu banyak bulan penyerahan, pelaku pasar akan terpecah. Biasanya, pihak bursa menetapkan bulan penyerahan empat hingga sembilan (4-9) bulan berdasarkan karakteristik komoditi bersangkutan.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah masa berlaku kontrak atau jangka waktu kontrak berakhir satu bulan setelah penyerahan kontrak yang didaftarkan untuk diperdagangkan di bursa. Umumnya, bursa menetapkan masa berlaku kontrak antara satu hingga dua (1-2) tahun sebelum waktunya berakhir. Kontrak berjangka untuk produk pertanian cenderung mempunyai masa berlaku yang lebih pendek. Adapun barang industri dan instrument keuangan cenderung mempunyai masa hidup yang lebih panjang.

4.2.2. Spesifikasi Tambahan 

  • Kuotasi Harga (Price Quotation)

Setiap bursa mempunyai cara yang berbeda-beda dalam menetapkan kuotasi harga dalam kontrak berjangka yang lazimnya berdasarkan pada kesepakatan kalangan pengusaha komoditi yang bersangkutan dan kebiasaan pada praktek perdagangan fisik. Pada umumnya, kuotasi harga dinyatakan dalam mata uang dari negeri atau tempat pasar berjangka itu beroperasi tanpa mengesampingkan kebiasaan praktek perdagangan komoditi yang bersangkutan. Misalnya, kuotasi di CBOT untuk kontrak grain dinyatakan dalam dollar, sedangkan di BBJ dinyatakan dalam rupiah.

  • Fluktuasi Minimum (Minimum Flucttuation)

Perubahan harga minimum dari suatu komoditi yang ditetapkan bursa dikenal dengan fluktuasi minimum atau tick. Misalnya, fluktuasi minimum kontrak emas di BBJ adalah Rp 50,-/ gram (Rp 50.000,-/ satuan kontrak). Artinya, Pialang dilantai Bursa BBJ hanya boleh melakukan tawar-menawar lunas sebesar Rp 50,- gram atau kelipatannya. (Tick value : Rp 50.000,-/ lot).

  • Limit Harga Harian (Daily Price Limit)

Seperti bidang investasi lainnya, pasar berjangka dari waktu ke waktu dapat dipengaruhi perkembangan atau peristiwa yang mengakibatkan perubahan harga secara dramatis dalam waktu singkat. Perkembangan itu misalnya pergantian cuaca, perang atau pasca perang, ketidakpastian panen, serta situasi politik dan ekonomi. Dalam upaya melindungi dampak negatif yang tidak terduga dan mempengaruhi perubahan harga dipasar berjangka, bursa menetapkan limit harga yang sifatnya sementara. Limit harga itu untuk menahan perubahan harga yang artificial meskipun kenyataannya limit yang ditetapkan bursa jarang tercapai.

Dengan demikian, limit harga harian dapat didefinisikan sebagai sejumlah harga transaksi dari suatu kontrak berjangkayang diperbolehkan naik atau turun (diatas atau di bawah) harga penyelesaian (settlement price) yang ditetapkan bursa pada hari sebelumnya. Misalnya, kontrak emas di BBJ ditetapkan dasar batas penambahan harganya Rp 5000,-/ gram diatas atau dibawah harga penyelesaian hari perdagangan sebelumnya. Batas perubahan harga itu tidak berlaku untuk bulan berjalan.

Contoh lain, kontrak CPO di Malaysia Derivative Exchange (MDEX) yang menetapkan dasar limit harga harian sebesar M$ 20/ ton. Jika pada suatu hari limit tercapai, pada hari berikutnya limit dinaikkan menjadi M$ 30/ ton. Jika limit tercapai juga pada hari kedua, pada hari ketiga limit dinaikkan lagi menjadi M$ 40/ ton. Begitu pula jika pada hari keempat sehingga menjadi M$ 50/ ton. Pada hari kelima, limit akan kembali ke harga dasar M$ 20/ ton.

  • Limit Posisi (Position Limit)

Pada umumnya, bursa menetapkan limit posisi beli atau jual atau volume transaksi yang boleh dikuasai dan ditransaksikan seorang anggota bursa (pialang, pedagang, dealer) untuk satu bulan penyerahan atau seluruh bulan penyerahan secara gabungan. Misalnya, limit posisi kontrak emas di BBJ sebesar 500 lot kontrak long atau short netto.

  • Hari Perdagangan Terakhir (Last Trading Day)

Hari perdagangan terakhir adalah hari dihentikannya perdagangan suatu kontrak sebelum berakhirnya bulan penyerahan (kontrak). Jangka waktu atau lamanya hari perdagangan dari bulan penyerahan suatu kontrak berjangka dapat berbeda-beda tergantung pada karakteristik komoditi yang diperdagangkan dan kebijakan bursanya.

Misalnya, hari perdagangan terakhir untuk kontrak emas di BBJ yaitu perdagangan untuk satu bulan kontrak berakhir pada akhir sesi kedua di hari perdagangan ketiga sebelum hari kerja terakhir bulan yang bersangkutan. Jika hari perdagangan ketiga sebelum hari kerja terakhir itu bukan hari perdagangan, hari perdagangan sebelumnya menjadi hari perdagangan terakhir.

Contoh lain, hari perdagangan terakhir kontrak kedelai di CBOT adalah 7 hari kerja sebelum hari perdagangan dari bulan kontrak berakhir. Dibawah ini disajikan sebagian dari contoh spesifikasi kontrak, seperti olein, emas, dan gulir emas.

4.2.3. Spesifikasi Kontrak Berjangka yang Diperdagangkan di BBJ

  • Kontrak Berjangka Olein
Dasar kontrak Olein dengan kualitas standar pasar
Kode kontrak OLE
Satuan kontrak 20 ton (20.000 kg)
Bulan kontrak Enam bulan berturut-turut sehingga setiap hari perdagangan ada enam bulan kontrak
Hari & jam perdagangan Setiap hari perdagangan pukul 09.30- 17.30 WIB
Pasca penutupan
  • Sesi pascapenutupan dilakukan setiap hari perdagangan mulai pukul 17.45 – 18.00 WIB
  • Amanat beli dan jual yang dimasukkan ke dalam JAFeTS pada sesi itu adalah pada harga penyelesaian harga itu
Tukar fisik dengan berjangka Pihak-pihak yang melakukan transaksi jual atau beli olein dan turunan CPO lainnya diluar bursa dapat mendaftarkannya ke bursa untuk ditukar dengan transaksi berjangka bagi kedua belah pihak
Hari perdagangan terakhir Perdagangan untuk suatu bulan kontrak berakhir pada akhir sesi pascapenutupan tanggal 15 bulan yang bersangkutan. Jika tanggal 15 itu bukan hari perdagangan, perdagangan berakhir pada hari perdagangan berikutnya
Harga Rupiah perkilogram (termasuk PPN)
Perubahan harga minimum Rp 5,-/ kg (termasuk PPN) Rp 10.000,-/ lot (termasuk PPN)
Batas perubahan harga Rp 150,-/ kg adalah harga diatas atau dibawah harga penyelesaian pada hari perdagangan sebelumnya. Batas perubahan harga itu tidak berlaku untuk bulan berjalan dan bulan terdekat jika bulan berjalan sudah tidak diperdagangkan lagi
Penyelesaian akhir Penyerahan DO terdaftar dengan kualitas standar pasar
Waktu pemberitahuan penyerahan Lima hari perdagangan terakhir sampai pukul 18.00 WIB. Jika tanggal 15 itu bukan hari perdagangan, hari perdagangan berikutnya menjadi hari pemberitahuan penyerahan terakhir
Waktu pemberitahuan alokasi Segera setelah sesi pascapenutupan dan penyampaian surat pemberitahuan penyerahan
Waktu penyerahan Paling lambat dua hari perdagangan setelah pemberitahuan penyerahan
Mutu Standar pasar
Tempat penyerahan Pilihan DO berada pada penjual dengan batas maksimum lima lot per penerbitan DO tangki terdaftar perhari penyerahan
Satuan penyerahan 20 ton/ DO
Posisi wajib lapor 150 lot
Batas posisi 500 lot

Kontrak Berjangka Emas

Kode kontrak GOL
Satuan kontrak 1 kg (1000gram)
Bulan kontrak Enam bulan berturut-turut sehingga setiap hari perdagangan ada enam bulan kontrak
Hari & jam perdagangan Setiap hari kerja senin sampai jumatSesi I : Pukul 09.30 – 11.30 WIBSesi II : Pukul 14.00 – 17.30 WIB
Pascapenutupan Sesi pascapenutupan dilakukan setiap hari perdagangan mulai pukul 17.45 WIB sampai 18.00 WIB. Amanat beli dan jual yang dimasukkan kedalam JAFeTS adalah harga penyelesaian pada hari itu
Tukar fisik dengan berjangka Pihak-pihak yang melakukan transaksi jual atau beli emas diluar bursa dapat mendaftarkannya ke bursa untuk ditukar dengan transaksi berjangka bagi kedua belah pihak
Hari perdagangan terakhir Perdagangan untuk suatu bulan kontrak berjangka pada akhir sesi kedua pada hari perdagangan ketiga sebelum hari kerja terakhir bulan yang bersangkutan. Jika hari perdagangan ketiga sebelum hari kerja terakhir tersebut bukan hari perdagangan, hari perdagangan sebelumnya menjadi hari perdagangan terakhir
Harga Rupiah/ gram (termasuk PPN)
Perubahan harga minimum (Tik) Rp 50,-/ gram (termasuk PPN) Rp 50.000,-/ lot (termasuk PPN)
Batas perubahan harga Rp 5000,-/ gram diatas atau dibawah harga penyelesaian hari perdagangan sebelumnya. Batas perubahan harga itu tidak tidak berlaku untuk bulan berjalan dan bulan terdekat jika bulan berjalan sudah tidak diperdagangkan lagi
Waktu pemberitahuan penyerahan Pihak yang mempunyai posisi jual pada bulan berjalan dpat melakukan pemberitahuan penyerahan dalam waktu tiga hari perdagangan terakhir di bulan
Waktu pemberitahuan alokasi Segera setelah sesi pascapenutupan dan penyampaian surat pemberitahuan penyerahan
Waktu serah Paling lambat dua hari perdagangan setelah pemberitahuan penyerahan
Mutu Emas dengan kualitas kemurnian minimum 99,99 % dilengkapi dengan angka seri dan stempel dari refinery yang diakui LBMA (dari dalam atau luar negeri)
Tempat penyerahan Gudang terdaftar di Jakarta dan Surabaya atau pilihan tempat penyerahan berada di tangan penjual
Satuan penyerahan 1 kg
Posisi wajib lapor 150 lot
Batas posisi spekulatif 500 lot

Kontrak Gulir Emas (KGE)

Satuan kontrak 1 kg (1000 gram)
Kode kontrak KGE
Acuan dasar kontrak Harga emas pasar fisik Loco London
Jenis kontrak Kontrak gulir. Setiap hari perdagangan di BBJ, saat penutupan jam perdagangan kontrak ini, seluruh posisi terbuka dari kontrak gulir emas otomatis akan diperpanjang ke hari perdagangan berikutnya dan setiap posisi akan tetap diperpanjang sampai posisi itu ditutup
Harga Rupiah/ gram
Beda tingkat bunga Setiap hari, BBJ akan mengumpulkan tingkat bunga gold forward (GOFO) rate dan tingkat bunga deposito rupiah untuk 1 (satu) bulan dari 7 (tujuh) bank yang ditetapkan. Dari tingkat bunga ketujuh bank itu, tingkat bunga yang tertinggi dan terendah diabaikan. Kemudian dihitung rata-rata tingkat bunga dari lima bank lain. Angka yang dihasilkan dikurangi dengan GOFO dan digunakan untuk menghitung beda basis pada tiap akhir hari perdagangan. Setiap akhir hari perdagangan, Lembaga Kliring akan mendebit rekening dengan posisi terbuka beli dan akan mengkredit rekening dengan posisi terbuka jual sebesar beda basis satu hari dengan dasar nilai posisi terbuka itu. Dengan mengacu pada tingkat beda tingkat bunga yang diumumkan BBJ, pialang diberi kebebasan menentukan perbedaan besarnya basis pada saat mengkredit atau mendebit rekening nasabahnya setiap hari. Ketentuannya tidak melebihi setengah angka persen (50 basis poin) pertahun diatas dan dibawah beda tingkat bunga yang diumumkan BBJ
Harga penyelesaian Harga penyelesaian ditentukan berdasarkan harga dipasar fisik emas Loco London yang diambil dari reuters pada pukul 17.00 WIB dan dikonversi ke dalam rupiah/ gram dengan menggunakan kurs reuters pada pukul 17.00 WIB pada hari perdagangan tersebut. Harga dan kurs yang digunakan adalah rata-rata antara best bid dan best offer
Biaya bursa dan kliring Rp 33.000,- (untuk dua sisi)

 

– See more at:  bisnisindeks.com