emas stagnan 3 pekan tertinggi nyEmas berjangka diperdagangkan stagnan di bawah level tiga pekan tertinggi seiring para investor menilai ketegangan di Ukraina dan Timur Tengah terhadap kekuatan perekonomian AS.

Ukraina membuka pintu untuk kompromi atas konvoi bantuan kemanusiaan dari Rusia, mengatakan hal itu bisa menerima bantuan jika Palang Merah membagikannya di wilayah timur yang dilanda perang saudara. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan negara akan melakukan semua yang bisa untuk menghentikan konflik di Ukraina. Israel dan Jalur Gaza militan setuju untuk memperpanjang gencatan senjata selama lima hari, delapan roket yang ditembakkan dari Gaza ke Israel sebelum dan sesudah gencatan senjata selama 72 jam berakhir.

Dolar diperdagangkan di bawah level tertingginya sembilan bulan terhadap euro pasca rilis data menunjukkan perekonomian Jerman mengalami kontraksi lebih dari perkiraan ekonom pada kuartal terakhir dan pertumbuhan ekonomi Perancis mengalami stagnasi. Greenback telah menguat sejak Mei lalu di tengah tanda-tanda membaiknya perekonomian AS, dengan Federal Reserve memangkas pembelian obligasi dan merenungkan untuk menaikan tingkat suku bunga.

Emas untuk pengiriman bulan Desember turun sebesar 0,2 persen ke level $ 1,311.50 per ons pukul 7:32 di Comex New York. Harga emas mencapai level $ 1,324.30 pada 8 Agustus kemarin, yang merupakan level tertingginya sejak 18 Juli lalu. Bullion untuk pengiriman segera melemah sebesar 0,2 persen ke level $ 1,310.17 di London, menurut harga generik Bloomberg. (knc)

Sumber : Bloomberg